Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekonomi Tumbuh Tinggi Membutuhkan Kesinambungan Fiskal, Moneter dan Iklim Investasi

📅 Rabu, 12 Nov 2025, 01:15 WIB | Oleh: Tim Redaksi

“Kalau kendala anggaran bersifat struktural, burden sharing justru berisiko menggerus independensi bank sentral,” katanya.

Di tengah keterbatasan fiskal, kebijakan pemerintah sebaiknya berfokus pada investasi yang mendorong produktivitas, sementara kebijakan moneter menjaga stabilitas tanpa menghambat pertumbuhan.

“Komando pertumbuhan tentu berada di tangan otoritas fiskal, tapi baik fiskal maupun moneter harus menahan diri dalam komunikasi publik dan tetap berorientasi pada kepentingan jangka panjang,” katanya.

Dosen Magister Ekonomi Terapan Unika Atma Jaya, YBSuhartoko, mengatakan suku bunga baik secara ekonomi dan bisnis adalah biaya dana dan oleh karena itu perubahan suku bunga harus tetap dipandang sebagai perubahan biaya dana. Suku bunga yang meningkat menunjukkan biaya dana meningkat juga dan sebaliknya.

Tingginya suku bunga nominal salah satu penyebabnya adalah tingginya inflasi. Oleh karena itu mendorong pertumbuhan tinggi selain menjaga suku bunga rendah juga menjaga kestabilan inflasi dalam tingkat yang rendah.

Mendorong suku bunga rendah dapat dilakukan dengan menambah likuiditas sehingga meningkatkan penawaran dana, namun tanpa diimbangi permintaan dana akan menghasilkan surplus dana sehingga dapat menjadi beban sisi penawaran. Kenaikan permintaan dana juga berisiko meningkatkan suku bunga.

“Di sinilah peran pemerintah baik melalui kebijakan fiskal dan moneter untuk intervensi mempengaruhi suku bunga,” kata Suhartoko.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Megapolitan
Pengenalan Literasi Braille...

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

Krisis di FIFA Kian Memanas, Posisi Gianni Infantino Terancam Usai Gagal Jual Hak Komersial Piala Dunia

05 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.