Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

COP30 Soroti Meningkatnya Kebutuhan Negara-negara Menyiapkan Ketahanan Terhadap Bencana Iklim

📅 Selasa, 11 Nov 2025, 20:00 WIB | Oleh:

Vietnam memperkirakan biaya awal akibat Topan Kalmaegi hampir 300 juta dolar AS, sebulan setelah Topan Bualoi mengakibatkan kerusakan properti sebesar 436 juta dolar AS.

Filipina masih menghitung kerusakan akibat Kalmaegi dan Topan Super mematikan Fung-wong yang melanda minggu ini.

Jamaika menghadapi kerugian hingga 7 miliar dolar AS, atau sekitar sepertiga produk domestik brutonya, akibat Badai Melissa, menurut perkiraan awal pemerintah.

Selain badai, ada kerusakan akibat banjir, panas ekstrem, kekeringan, dan kebakaran hutan.

Lebih banyak upaya adaptasi akan diumumkan di COP30, mulai dari pendanaan AC dan kipas angin bagi masyarakat yang menderita panas ekstrem hingga pemetaan kondisi tanah dengan AI untuk meningkatkan hasil panen.

Di luar perlindungan nasional, sekitar 86 juta pengungsi – atau tiga perempat dari total populasi dunia yang mengungsi akibat konflik – juga terpapar bahaya iklim ekstrem, menurut laporan Komisaris Tinggi PBB untuk Pengungsi pada 10 November.

Kepala iklim PBB Simon Stiell mendesak negara-negara untuk menyepakati cara melacak kemajuan guna mempercepat perubahan dalam bidang air, sanitasi, kesehatan, dan bidang lainnya.

“Kita sekarang perlu menyepakati indikator-indikator yang akan membantu mempercepat implementasi, untuk memaksimalkan potensinya,” ujarnya.

Menarik dana swasta untuk tujuan ini bisa jadi sulit. Proyek ketahanan cenderung kurang memberikan imbal hasil investasi yang tinggi dibandingkan proyek energi terbarukan yang dapat membantu menurunkan emisi gas rumah kaca.

Sebuah laporan bulan September oleh Aliansi Ketahanan Iklim Zurich yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan menyatakan bahwa pendanaan publik tetap krusial. Pendanaan swasta saat ini hanya mencakup 3 persen dari pendanaan adaptasi, yang dapat meningkat menjadi 15 persen dengan kebijakan yang mendukung, demikian menurut laporan tersebut.

“Kita membutuhkan sumber daya yang mengalir langsung ke mitra dan komunitas lokal yang telah memimpin respons – membangun kembali rumah, memulihkan mata pencaharian, dan melindungi sistem kesehatan dari guncangan iklim,” kata David Nicholson, kepala petugas iklim di Mercy Corps, anggota ZCRA.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Luar Negeri
Satwa Liar Australia Mati M...

Lumpuh Total, Listrik di Seluruh Kuba Padam

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Lumpuh Total, Listrik di Se...

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam,  Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

Piala AFF 2026: Prediksi Line Up Indonesia vs Vietnam, Herdman Siapkan Formasi Terbaik.

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.