Kamar Anak Lebih dari Sekadar Ruangan, Punya Dampak Langsung pada Psikologi
📅 Minggu, 09 Nov 2025, 19:35 WIB | Oleh: Haryo Brono“Ketika anak memiliki ruang yang sesuai dengan kebutuhannya, mereka lebih semangat mengeksplorasi diri dan belajar mandiri. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami kebutuhan anak berdasarkan usia dan minat, serta melibatkan mereka dalam memilih warna, tata letak, atau dekorasi agar kamar terasa personal dan mencerminkan karakter anak,” jelas Alfinda.
Untuk menata kamar anak menjadi lebih nyaman, Ikea membagikan lima tips berikut. Gunakan perabot aman dan sesuai usia anak. Pilih furnitur multifungsi seperti tempat tidur dengan penyimpanan atau yang dapat dipanjangkan.
Selanjutnya terapkan pencahayaan yang baik dan meja belajar ergonomis untuk mendukung focus. Sediakan solusi penyimpanan yang mudah dijangkau (rak, kotak, label) agar anak belajar merapikan barang sendiri, Tambahkan dekorasi sesuai kepribadian anak untuk meningkatkan rasa kepemilikan.
Selain fungsionalitas dan estetika, aspek keselamatan juga tidak boleh diabaikan. Sudut furnitur tumpul, material yang ramah anak, dan tata ruang yang memberi ruang gerak membantu anak bebas bereksplorasi dengan aman setiap hari.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Tujuan kami adalah membantu orang tua menciptakan kamar yang tidak hanya indah, tetapi juga fungsional, aman, sehingga dapat mendukung potensi anak,” ujar Alfinda.
Ririn menambahkan, Ikea selalu peduli terhadap kehidupan di rumah, karena rumah adalah tempat keluarga bertumbuh. Oleh karena itu, Ikea terus menyediakan inspirasi dan solusi untuk segala kebutuhan di rumah, termasuk kamar anak sebagai ruang penting untuk belajar, bermain, dan berkembang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!