Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jaga Kamtibmas, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Siapkan Fitur Lapor Cepat di Aplikasi Ojek Online

📅 Sabtu, 08 Nov 2025, 14:27 WIB | Oleh: Tim Penulis
Jaga Kamtibmas, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Siapkan Fitur Lapor Cepat di Aplikasi Ojek Online Doc: ANTARA
Ket. Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyampaikan keterangan pers di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/11/2025).

BANDUNG - Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan segera berkolaborasi dengan aplikasi ojek daring untuk merilis sebuah fitur telepon cepat guna sinergi menjaga keamanan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.

"Saat ini Polri juga akan bekerja sama dengan aplikator transportasi daring guna menambahkan fitur panggilan cepat ke sistem sehingga pengemudi dapat melaporkan temuan permasalahan yang memerlukan respons cepat polisi," kata Kapolri saat memimpin apel Ojek Daring Kamtibmas di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (8/11).

Menurut dia, penyusunan kerja sama itu merupakan wujud sinergi Polri dan komunitas ojek daring guna menjaga kamtibmas di lingkungan masyarakat.

Listyo juga mengatakan bahwa ojek daring merupakan mitra strategis Polri dalam menjaga ketertiban masyarakat dan berharap dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat sebagai upaya pencegahan gangguan keamanan.

"Komunitas ojek online merupakan mitra strategis dalam menjaga Kamtibmas. Kami harapkan dapat berinteraksi langsung dengan seluruh lapisan masyarakat sehingga bisa membantu terjadinya pencegahan keamanan atau kejahatan yang akan terjadi di jalanan," lanjutnya.

Kapolri juga menyebut akan menyusun regulasi soal perlindungan yang nantinya direncanakan berbentuk peraturan presiden dan sedang dibahas pemerintah.

"Rencana penyusunan sedang dibahas oleh pemerintah melalui Kementerian Ketenagakerjaan," tambahnya.

Konteks perlindungan yang dimaksudkan, di antaranya jaminan sosial, jaminan kecelakaan kerja, sampai jaminan kematian.

Listyo juga menyebut ojek daring sudah menjadi bagian penting dalam memperkuat perekonomian nasional sehingga pengendara perlu mendapatkan jaminan kesejahteraan.

"Jadi, peran ojol sangat signifikan karena turut menyumbang 61,9 persen terhadap produk domestik bruto nasional dan menyerap lebih dari 1,19 juta tenaga kerja," katanya.

Ia juga berharap proses pembahasan tersebut berjalan lancar sehingga bisa secepatnya diterbitkan dan berdampak bagi para mitra ojek daring.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Daerah
PMI Cianjur Pastikan Pendis...
Megapolitan
Terdampak Kekeringan, Pemka...
Daerah
Pemerintah Kota Mataram Aja...
Advertisement
Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

Barang Temuan di Selat Sunda Bukan Milik 5 Jurnalis Hilang, Ini Penjelasan Polda Banten

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.