Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Badan Gizi Nasional Gandeng BPS Ukur Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Ekonomi Nasional

📅 Jumat, 07 Nov 2025, 13:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Badan Gizi Nasional Gandeng BPS Ukur Dampak Program Makan Bergizi Gratis terhadap Ekonomi Nasional Doc: Antara Foto
Ket. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deyang (depan, kanan) bertemu Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti (depan, kiri) untuk membahas mengenai kerja sama dalam pengukuran keberhasilan MBG di Kantor BPS

Badan Gizi Nasional (BGN) bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mengukur keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi Nanik S. Deyang dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat, menyampaikan hal tersebut sangat penting karena survei yang akan dilakukan bersama itu dapat mengetahui seberapa besar pengaruh pelaksanaan Program MBG di tengah masyarakat.

"6 Januari nanti, tepat satu tahun Program MBG. Jadi, kami berharap BPS bisa menampilkan data yang menarik tentang pengaruh diterapkannya Program MBG dalam pertumbuhan ekonomi," katanya.

BGN juga mengajak BPS untuk membangun sistem statistik terpadu, yang diharapkan bisa mencatat perkembangan dan pertumbuhan seluruh siswa penerima manfaat MBG.

"Misalnya mencatat partisipasi dan tingkat kehadiran siswa, juga berat dan tinggi badan siswa penerima manfaat MBG," ucap Nanik.

Nanik menyatakan pihaknya juga akan membuka akses data tentang Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur-dapur MBG, maupun data tentang sekolah-sekolah penerima manfaat BGN beserta lokasinya.

Sementara itu Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyambut baik ajakan kerja sama dari BGN, mengingat BPS berperan dalam menyediakan kebutuhan data bagi pemerintah dan masyarakat.

Amalia sepakat data-data itu sangat penting untuk menampilkan keberhasilan Program MBG. Oleh karena itu ia berharap agar BGN bisa berbagi data yang diperlukan.

"Misalnya data lokasi dapur MBG, bisa kita overlay dengan data wilayah kemiskinan, data pendidikan, dan sebagainya," kata Amalia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Perkuat Daya Saing di Tengah Dinamika Pasar Global, VDNI Pacu Pertumbuhan Berkelanjutan di 2026
    Langkah strategis PT Virtue Dragon Nickel Industry (VDNI) ...
  • Pariwisata Indonesia Siap Naik Kelas! Kemenpar Perluas Jejaring Bisnis hingga India
    Langkah proaktif Kementerian Pariwisata melalui Sales Mission Pune ...
  • Jakarta Didorong Jadi Pusat Industri Kopi Nasional, Libatkan 193 Ribu Pelaku Usaha
    Membaca artikel yang sangat komprehensif ini, saya merasa ...
  • Gunung Anak Krakatau Terus Erupsi, Jakarta Kena Sebaran Abu Vulkanik
    Sangat mungkin terjadi erupsi yg lebih besar, kemarin ...
  • Ditentang AS, PBB Adopsi Resolusi 'Koreksi Peta Dunia', Benua Afrika Ternyata 14 Kali Lebih Besar!
    Indonesia lebih besar dari Eropa. Jarak antara Sabang ...

Waduk Sumber kepuh di Nganjuk mengering

23 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Waduk Sumber kepuh di Nganj...

Ahli Vulkanologi ITS Bagikan Langkah Penanganan dan Mitigasi Erupsi

30 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Ahli Vulkanologi ITS Bagika...

Kecelakaan pesawat latih di Blora

33 menit yang lalu | Wahyu AP

Nasional
Kecelakaan pesawat latih di...
Ekonomi
Wamendag kunjungi pelaku UM...
Luar Negeri
AS Target Hidupkan Lagi Mej...
Luar Negeri
Iran Amankan Jalur Strategi...
Luar Negeri
Sinyal Damai dari Kyiv: Ukr...
Advertisement
Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

Ribuan Warga Surabaya Kena Cleansing, Anggota DPR Pertanyakan Tanggung Jawab Moral BPJS

07 Sep 2026
Pilihan Pembaca
# 5
# 5
Wapres Sara Duterte Bayar Uang Jaminan
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.