Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Waduh, Terjadi Lagi Tentara Meninggal Diduga Siksaan Senior. Semoga Ini yang Terakhir

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 18:10 WIB | Oleh:
Waduh, Terjadi Lagi Tentara Meninggal Diduga Siksaan Senior. Semoga Ini yang Terakhir Doc: ist
Ket. jenazah

JAKARTA - Bagaiman Ini Kasad. Masyarakat mempertanyakan kejadian seperti ini terus terulang dari waktu ke waktu. Setelah Prada Lucky, kini Prada HNM tewas juga diduga disiksa senior. Rasanya Kepada Staf TNI AD, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, perlu memberi penjelasan mengapa kasus seperti ini berulang. Lalu, apa langkah-langkah antisipasi agar tak terjadi lagi.

Sekarang tengah disidangkan kematian Prada Lucky Namo. Namun, sidang belum selesai, kini muncul kabar kematian seorang prajurit TNI, Prada HNM, yang diduga juga akibat penganiayaan oleh seniornya di barak batalyon Arhanud 4/AAY, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Keluarga mendesak TNI Angkatan Darat (AD) menunjukkan transparansi penuh, terutama dengan membuka hasil autopsi jenazah korban yang telah dilakukan. Talha, salah satu kerabat korban, menjelaskan bahwa awalnya keluarga menerima kabar kematian Prada HNM pada tanggal 11 Oktober. “Narasinya, korban meninggal dunia karena terjatuh di kamar mandi,” jelas Talha.

Namun, keluarga menolah korban jatuh di kamar mandi. Ini terutama setelah korban dibawa ke Rumah Sakit Syekh Yusuf Gowa. Ada kejanggalan dan curiga atas dugaan penganiayaan senior. Keluarga minta autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara.

Keluarga korban kini menggantungkan harapan besar pada hasil autopsi untuk membuktikan penyebab pasti kematian Prada HNM. "Kami minta keterbukaan TNI AD. Sempat bertanya tapi belum dapat jawaban. Kami ingin hasil autopsi dibuka," tegas Talha.

Ayah Prada Lucky Dilaporkan

Sementara itu, ada perkembangan dalam kasus Prada Lucky Namo. Di mana ayah Lucky, Pelda Chrestian Namo, dilaporkan oleh Dandim 1627/Rote Ndao terkait dugaan pelanggaran disiplin. “Saya sudah menerima laporan bahwa Pelda Chrestian Namo telah melakukan perbuatan yang tidak sesuai dengan tata kehidupan seorang prajurit,” ujar Komandan Korem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Hendro Cahyono.

Kepala Penerangan Kodam IX/Udayana Kolonel Inf Widi Rahman menegaskan proses hukum terhadap Pelda Chrestian Namo, ayah mendiang Prada Lucky tidak berkaitan dengan kasus lain dan murni menyangkut  pelanggaran disiplin militer.

Sementara itu, sidang kematian Prada Lucky masih terus berlangsung dengan menghadirkan para saksi. Salah satu saksi adalah ibu angkat Prada Lucky bernama Maria Anselina Made. Dia memberikan kesaksian untuk 17 terdakwa. Dalam kesaksiannya, almarhum dikatakannya sempat melarikan diri usai rentetan penyiksaan para seniornya. Sidang dilanjutkan pekan depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Kebakaran Meluas, Wisata Gunung Bromo Ditutup Total

2 jam lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Daerah
Kebakaran Meluas, Wisata Gu...
Nasional
MTQ Nasional XXXI Dibuka, M...
Advertisement
Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

Kapolri Listyo Sigit Hadiri Pameran Nasirun di Galeri Nasional, Apresiasi Seni Budaya Indonesia.

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.