Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tokoh Adat Minta Pelaku Begal Terhadap Warga Badui Serahkan Diri

4 Kamis, 06 Nov 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Tokoh Adat Minta Pelaku Begal Terhadap Warga Badui Serahkan Diri Tokoh Adat Minta Pelaku Begal Terhadap Warga Badui Serahkan Diri Doc: ANTARA/Mansur
Ket. Tokoh adat di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten meminta pelaku kejahatan atau pembegalan terhadap warga Badui Dalam menyerahkan diri ke aparat kepolisian setempat.

Lebak -- Tokoh adat di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten meminta pelaku kejahatan atau pembegalan terhadap warga Badui Dalam menyerahkan diri ke aparat kepolisian setempat.

"Kita berharap pelaku kejahatan itu menyerahkan diri ke kepolisian," kata perwakilan adat Badui yang juga Sekretaris Desa Kanekes Kabupaten Lebak Medi saat dihubungi di Rangkasbitung, Lebak, Kamis.

Pelaku kejahatan yang menimpa warganya bernama Repan (17) itu diduga empat orang dengan mengendarai dua sepeda motor hingga melukai tangan bagian kiri korban serta uang Rp 3 juta, satu unit handphone dan 10 botol madu raib.

Peristiwa yang dialami korban saat sedang berjualan madu dan aksesori khas adat Badui di kawasan Rawasari, Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Minggu (26/10).

Karena itu, keempat pelaku kejahatan tersebut segera menyerahkan diri ke kepolisian setempat.

Sebab, masalahnya bila belum tertangkap maka tidak bisa segera beres urusannya.

Para tokoh adat Badui pun kini berdoa agar pelaku kejahatan terhadap warganya segera ditangkap aparat kepolisian untuk diproses secara hukum.

"Kita mengecam pelaku kejahatan yang menimpa warganya itu dan supremasi hukum harus ditegakkan," katanya menjelaskan.

Medi mengatakan, Repan, menjual madu ke Jakarta itu berjalan kaki selama tiga hari, karena dilarang adat jika menggunakan angkutan kendaraan.

Pihaknya tidak menyangka warganya itu menjadi korban pembegalan dan kejahatan, padahal sudah beberapa bulan berjualan relatif aman.

"Kami baru kali pertama warga Badui menjadi korban kejahatan, sehingga tokoh adat mendesak kepolisian segera menangkap pelakunya," katanya.

Sementara itu, Kepala Seksi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Ruslan Basuki mengatakan pihaknya kini memburu keempat pelaku kejahatan dan perampasan terhadap Repan warga Badui Kabupaten Lebak.

"Kami berharap pelaku kejahatan itu bisa tertangkap," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...

Malaysia Benar-benar Menggunduli Indonesia

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Malaysia Benar-benar Menggu...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

1.5 jam yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.