Jakarta Cetak Rekor! IPM Tertinggi di Indonesia, Warganya Makin Sejahtera dan Berpendidikan
📅 Kamis, 06 Nov 2025, 15:00 WIB | Oleh: Paundra ZakirullohSementara itu Kepulauan Seribu menjadi wilayah dengan IPM terendah di DKI Jakarta yakni 77,52. Kendati demikian, status tersebut masih berada dalam kategori pembangunan manusia tinggi di tingkat nasional.
Secara nasional, IPM Indonesia pada 2025 tercatat 75,90 atau naik 0,88 poin dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menunjukkan kondisi pembangunan manusia di Indonesia juga terus bergerak ke arah positif.
Provinsi lain yang berhasil mencatat status IPM sangat tinggi adalah Daerah Istimewa Yogyakarta dengan skor 82,48. Kepulauan Riau menyusul dengan nilai 80,53 sebagai satu-satunya provinsi selain Jakarta dan DIY yang memenuhi kategori tersebut.
BPS juga mencatat pertumbuhan IPM tertinggi nasional berada di Jawa Barat dengan peningkatan 0,98 poin. Sementara Papua Tengah menjadi provinsi dengan pertumbuhan terendah yaitu hanya 0,39 poin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Data terbaru ini memperlihatkan masih adanya ketimpangan pembangunan antarwilayah di Indonesia. Namun, peningkatan yang tercapai menunjukkan adanya upaya pemerataan yang terus dilakukan pemerintah.
Keberhasilan Jakarta menempatkan diri di posisi teratas IPM nasional mencerminkan efektivitas kebijakan pembangunan yang menyentuh aspek kesehatan, pendidikan, dan ekonomi secara seimbang. Pencapaian tersebut menegaskan bahwa kualitas hidup masyarakat ibu kota terus melaju menuju taraf yang lebih baik.
Dengan capaian IPM 2025 yang sangat tinggi, Jakarta memperkuat posisinya sebagai wilayah dengan standar kesejahteraan tertinggi di Indonesia. Pemerintah diharapkan terus menjaga laju pertumbuhan ini agar manfaatnya dirasakan seluruh lapisan masyarakat di masa mendatang.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!