Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinsos Mataram Coret 2.689 KK Calon Penerima BLTS

📅 Kamis, 06 Nov 2025, 15:50 WIB | Oleh:
Dinsos Mataram Coret 2.689 KK Calon Penerima BLTS Doc: ANTARA
Ket. Plt Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Lalu Samsul Adnan.

MATARAM - Dinas Sosial Kota Mataram, Provinsi Nusa Tenggara Barat, mencoret sebanyak 2.698 kepala keluarga (KK) calon penerima bantuan langsung tunai sementara (BLTS) karena nilai tidak layak.

Plt Kepala Dinas Sosial Kota Mataram Lalu Samsul Adnan di Mataram, Kamis, mengatakan, pencoretan tersebut merupakan hasil verifikasi terhadap 21.962 calon data penerima BLTS dari Kementerian Sosial sampai tanggal 31 Oktober 2025.

"Verifikasi calon penerima BLTS saat ini masih berjala sekitar 70-80 persen. Jadi kemungkinan jumlah KK yang akan dicoret bisa bertambah," katanya.

Program BLTS merupakan program dari pemerintah yang akan memberikan bantuan langsung sebesar Rp300 ribu per KK per bulan selama tiga bulan yakni Oktober, November, dan Desember sehingga satu KK akan menerima BLTS Rp900 ribu.

Menurutnya, pencoretan ribuan KK calon penerima BLTS antara lain calon penerima sudah memiliki pekerjaan tetap dengan penghasilan di atas upah minimum regional (UMR).

 Seperti ada yang sudah menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) baik Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), atau yang bekerja di perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) maupun Badan Usaha Milik Daerah (BUMD).

"Mereka sudah punya pekerjaan tetap dan mendapat gaji di atas UMR biasanya," katanya.

Dikatakan, acuan utama untuk menentukan penerima BLTS adalah masyarakat yang masuk dalam rentang Desil 1 sampai Desil 4 Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTKS).

Desil 1 sampai 4 itu merangkum kelompok masyarakat yang juga menjadi penerima program bantuan reguler, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

 Terkait adanya potensi penerima dobel, yaitu masyarakat yang sudah menerima PKH atau BPNT juga menerima BLTS, Kementerian Sosial telah memberikan arahan membiarkan tetap menerima.

"Dari Kementerian Sosial menyatakan dibiarkan saja, sebab itu masuk menjadi penebalan istilahnya," katanya.

Samsul mengatakan, setelah dilakukan verifikasi dan pencoretan data calon penerima BLTS yang tidak layak, diperkirakan jumlah akhir penerima BLTS di Kota Mataram akan berkurang.

"Kami targetkan hasil akhir verifikasi dan validasi data ini dapat diselesaikan dalam minggu ini," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Daerah
Perum Bulog Belitung Pastik...
Daerah
Pemkab Pasaman Barat Minta ...

Tangerang Bergetar Dengar Konser Symphony of Giving

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.