Acosta Rebut Juara Sprint Pembuka MotoGP Thailand, Marquez Terkena Penalti
📅 Minggu, 01 Mar 2026, 05:15 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
BURIRAM, THAILAND - Pedro Acosta mencuri sorotan pada balapan sprint pembuka musim MotoGP 2026 di Buriram, Sabtu (28/2). Pembalap muda KTM itu memanfaatkan penalti lap terakhir yang diterima juara dunia bertahan Marc Marquez untuk merebut kemenangan perdana sprint dalam kariernya.
Marquez, yang membela Ducati dan tengah memburu gelar dunia kedelapan yang akan menyamai rekor sepanjang masa, sebenarnya melintasi garis finis terdepan. Namun, manuver ilegal pada lap penentuan memaksanya turun satu posisi, membuatnya harus puas finis kedua.
Keputusan tersebut mengantarkan Acosta menjadi pemenang dalam balapan 13 lap yang berlangsung sengit, sekaligus diwarnai insiden jatuhnya pemegang pole position Marco Bezzecchi pada lap kedua.
Marquez yang memulai balapan dari posisi kedua tampak menerima keputusan steward dengan lapang dada. Ia bahkan terlihat menyalami kompatriotnya itu usai lomba.
“Menurut saya, keputusan ada di tangan race direction, jadi saya hanya mengikuti aturan,” ujar Marquez.
Sebaiknya Anda baca juga:
Acosta menuntaskan sprint dengan keunggulan tipis 0,108 detik atas Marquez. Posisi ketiga menjadi milik Raul Fernandez dari tim Trackhouse.
Pekan ini, Marquez sempat mengakui masih merasakan efek cedera bahu yang memaksanya absen pada empat seri terakhir musim lalu. Namun di lintasan Buriram, pebalap 33 tahun itu tampil agresif seperti biasanya, terlibat duel ketat dan saling salip dengan Acosta sepanjang balapan.
“Setiap kali Pedro menyalip saya, saya langsung mencoba mengambil kembali posisi di tikungan berikutnya,” kata Marquez. “Memang ada penalti itu, tapi sembilan poin dari balapan yang fair setelah cedera, itu tidak buruk. Saya senang.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Acosta yang start dari posisi keenam langsung tampil impresif dan menjadi penantang utama Marquez setelah Bezzecchi terjatuh lebih awal. Pebalap 21 tahun tersebut mengaku duel melawan idolanya menjadi pengalaman istimewa.
“Luar biasa bisa menjalani sprint seperti ini melawan Marc,” ucap Acosta. “Memang mungkin saya tidak sepenuhnya merasa seperti pemenang karena dia memberi ruang, tapi kami masih punya kesempatan.”
Bezzecchi sebelumnya tampil dominan sepanjang akhir pekan, memimpin catatan waktu di tiga sesi latihan dan merebut pole position. Namun tanda bahaya sudah terlihat setelah ia mengalami kecelakaan cukup keras di penghujung sesi kualifikasi.
Di belakang tiga besar, pembalap Trackhouse Ai Ogura finis keempat, disusul Jorge Martin dari Aprilia di posisi kelima dan Brad Binder dari KTM di urutan keenam.
Sprint pembuka di Thailand ini langsung menyajikan drama dan intensitas tinggi, pertanda musim panjang MotoGP akan kembali dipenuhi duel panas, terutama antara generasi lama dan bintang muda yang siap mengambil alih panggung utama.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!