Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Setelah Gempa September, Warga Gunung Salak Dibekali Latihan Mitigasi

📅 Selasa, 04 Nov 2025, 17:59 WIB | Oleh:
Setelah Gempa September, Warga Gunung Salak Dibekali Latihan Mitigasi Doc: ANTARA/M Fikri Setiawan
Ket. Tim BMKG mengedukasi masyarakat menghadapi gempa dan bencana alam di Kecamatan Pamijahan, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (4/11).

KABUPATEN BOGOR - BPBD Kabupaten Bogor bersama BMKG dan Star Energy Geothermal melatih warga sekitar Gunung Salak menghadapi potensi bencana alam, termasuk gempa bumi, melalui kegiatan sosialisasi mitigasi bencana di Kecamatan Pamijahan, Selasa.

Kegiatan edukatif tersebut berlangsung selama tiga hari, pada 3–5 November 2025, dan dilaksanakan di lima titik berbeda di wilayah Pamijahan yang berdekatan dengan lereng Gunung Salak.

Sosialisasi perdana digelar di SDN Cianten 01, Desa Cianten, dengan melibatkan ratusan warga, guru, dan pelajar yang selama ini tinggal di kawasan rawan gempa dan longsor.

Ahli Seismologi BMKG, Pepen Supendi, mengatakan kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai penyebab gempa bumi, dampak yang mungkin timbul, serta langkah-langkah penyelamatan diri saat terjadi guncangan.

“Kegiatan ini memberikan pemahaman kepada warga sekitar Gunung Salak, khususnya di Desa Cianten, tentang apa itu gempa dan bagaimana cara menyikapinya dengan benar,” kata Pepen Supendi.

Ia menegaskan, banyak informasi simpang siur yang beredar di masyarakat pascagempa pada 20 September lalu. Karena itu, BMKG mengingatkan agar masyarakat hanya merujuk pada informasi resmi.

“Sesuai Undang-Undang Nomor 31 Tahun 2009, BMKG menjadi sumber utama informasi gempa bumi. Jadi masyarakat jangan mudah percaya dengan kabar yang tidak jelas sumbernya,” ujarnya menambahkan.

Selama kegiatan berlangsung, peserta tidak hanya mendengarkan penjelasan teknis, tetapi juga mengikuti simulasi penyelamatan diri, pengenalan jalur evakuasi, serta praktik membaca doa dan zikir keselamatan ketika gempa terjadi.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat memiliki kesiapan lahir dan batin saat menghadapi bencana yang datang tanpa bisa diprediksi.

Sementara itu, Pakar Kebencanaan Budi Pranowo, yang juga mantan Sekretaris BPBD Kabupaten Bogor, mengapresiasi langkah bersama antara BPBD, BMKG, dan sektor swasta dalam memberikan edukasi kebencanaan kepada masyarakat.

“Hal seperti ini penting untuk mengurangi trauma dan rasa takut masyarakat. Pemerintah perlu terus melakukan edukasi supaya masyarakat tahu apa yang harus dilakukan sebelum dan sesudah gempa,” ujar Budi.

Ia menilai bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan kunci utama dalam mengurangi risiko bencana, terutama di kawasan yang memiliki tingkat kerentanan geologis tinggi seperti Pamijahan dan sekitarnya.

BPBD Kabupaten Bogor menyampaikan, kegiatan serupa akan dilaksanakan di empat lokasi lain di Kecamatan Pamijahan, dengan target menjangkau lebih dari 1.000 warga selama tiga hari pelaksanaan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ekspor Mebel dan Kerajinan Ditargetkan Meningkat

36 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Ekspor Mebel dan Kerajinan ...

Jamu Didorong Menembus Pasar Global

1 jam lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Jamu Didorong Menembus Pasa...

Perkembangan Investasi Pusat Data di Batam

1.5 jam yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
Perkembangan Investasi Pusa...
Luar Negeri
Xi: Tiongkok Dukung Myanmar...
Luar Negeri
Negara G7 Desak Russia Akhi...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

Malam Suro: Dialektika Ruang Perjumpaan Tradisi, Agama, dan Sejarah

16 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.