Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Media Harus Berani Menjadi “Last Resort” Pencarian Kebenaran

📅 Senin, 03 Nov 2025, 01:10 WIB | Oleh:

Jurnalisme bertanggung jawab untuk menjadi terminal, tempat atau tujuan akhir orang dalam perjalanan mencari kebenaran berita yang dia peroleh sepanjang jalan. Jurnalisme tak boleh kalah dengan arus: ketergesaan, FOMO, instant news, dan berita grusah-grusuh. Di luaran banyak orang dengan logika bengkok telah memanfaatkan sifat keingintahuan(orang lain) dengan segera menyebarkan berita bohong demi keuntungan (politis/ekonomi, dst).

Menjadi tugas jusnalisme profesional untuk meluruskan berita-berita tidak benar. (Produk) jurnalisme macam ini hanya bisa dilakukan oleh seorang jurnalis yang jujur, kredibel, ​​dan tidak memihak. Dia selalu memverifikasi fakta, menggunakan berbagai sumber, dan memberi solusi.

Berita jurnalistik menjadi solusi merebaknya manipulasi dan disinformasi. Jurnalis membongkar kebohongan dan menguak fakta serta opini yang ingin disembunyikan orang lain (dalam disinformasi). Jurnalisme harus menjadi last resort, lahan terakhir tempat mencari kebenaran.Setelah masyarakat tak dapat menemukan rujukan kebenaran, jurnalisme harus bisa menjadi rujukan mencari atau menemukan kebenaran! Jurnalisme tak bisa dan tak boleh mengelak menjalankan tugas sebagai last resort pencarian kebenaran.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Olahraga
Timnas Indonesia Harus Mema...

Jenazah ABK KM Arupadhatu I Dikirim ke Jakarta

43 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Nasional
Jenazah ABK KM Arupadhatu I...
Megapolitan
Polda Metro Jaya Siapkan Pe...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.