Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tiongkok Longgarkan Larangan Ekspor Chip ke Eropa Setelah Nexperia Diambil Alih Belanda

📅 Minggu, 02 Nov 2025, 13:00 WIB | Oleh:
Tiongkok Longgarkan Larangan Ekspor Chip ke Eropa Setelah Nexperia Diambil Alih Belanda Doc: BBC/Reuters
Ket. Sekitar 70% chip Nexperia yang dibuat di Eropa dikirim ke Tiongkok untuk diproses dan diekspor kembali ke negara lain.

Beijing akan melonggarkan larangan ekspor chip setelah otoritas Belanda mengambil alih Nexperia, produsen chip milik Tiongkok yang berkantor pusat di Belanda.

BBC melaporkan, Belanda menggunakan undang-undang era Perang Dingin untuk mengambil alih Nexperia pada bulan September, dengan menyatakan "kekurangan tata kelola yang serius" yang dapat mempengaruhi ketersediaan chip (yang penting untuk membuat mobil) dalam keadaan darurat.

Tiongkok menanggapi dengan menyatakan mereka tidak akan mengekspor kembali chip Nexperia yang telah diselesaikan di pabrik-pabriknya di Tiongkok ke Eropa. Bulan lalu, perusahaan-perusahaan seperti Volvo Cars dan Volkswagen memperingatkan bahwa hal ini dapat menyebabkan penutupan sementara di pabrik mereka.

Pada hari Sabtu, Beijing mengatakan akan mempertimbangkan untuk mengecualikan perusahaan tertentu dari larangan tersebut.

Sekitar 70% chip Nexperia yang dibuat di Eropa dikirim ke Tiongkok untuk diproses dan diekspor kembali ke negara lain.

Pada hari Sabtu, pemerintah Tiongkok mengatakan: "Kami akan mempertimbangkan secara komprehensif situasi aktual perusahaan dan memberikan pengecualian untuk ekspor yang memenuhi kriteria."

Ia tidak merinci kriteria apa saja yang dimaksud, tetapi mengkritik "intervensi pemerintah Belanda yang tidak pantas dalam urusan internal perusahaan" yang, katanya, menyebabkan "kekacauan saat ini dalam rantai pasokan global".

Pekan lalu, dalam sebuah surat yang dilihat oleh kantor berita Reuters, Nexperia memberi tahu pelanggan bahwa mereka akan berhenti mengirim chip ke Tiongkok untuk diproses. Nexperia juga menyatakan sedang mengembangkan "solusi alternatif untuk memastikan kontinuitas pasokan" bagi pelanggan.

Nexperia berkantor pusat di Belanda tetapi dimiliki oleh Wingtech, sebuah perusahaan yang didukung oleh pemerintah Tiongkok, yang mengakuisisi bisnis Belanda tersebut pada tahun 2018.

Pada bulan Oktober, Zhang Xuezheng, kepala eksekutif Nexperia dan pendiri Wingtech, dilengserkan sebagai bos perusahaan setelah pengadilan Belanda menskorsnya sebagai direktur.

Kementerian Ekonomi Belanda saat itu menyatakan keprihatinannya terhadap "kekurangan manajemen yang serius" di bawah kepemimpinannya dan "menyadari bahwa operasi Nexperia di Eropa dikompromikan dengan cara yang tidak dapat diterima".

Bulan lalu, Asosiasi Produsen Mobil Eropa (ACEA) telah memperingatkan pasokan chip Nexperia hanya akan bertahan beberapa minggu kecuali larangan Tiongkok dicabut.

"Tanpa chip ini, pemasok otomotif Eropa tidak dapat memproduksi suku cadang dan komponen yang dibutuhkan untuk memasok produsen kendaraan, sehingga mengancam penghentian produksi," kata kelompok tersebut.

Rencana terbaru Beijing untuk melonggarkan kontrol ekspornya muncul setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping bertemu di Korea Selatan awal minggu ini.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...

Gaun Balas Dendam Putri Diana Siap Dilelang

1.5 jam yang lalu | Deri Henriawan

Luar Negeri
Gaun Balas Dendam Putri Dia...
Advertisement
Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

Tragedi Masalembo Meledak, Menhub Dudy Perintahkan Usut Tuntas Penyebab KM Virgo Transport 8

13 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.