Livoli Divisi I Tahun 2025: Delapan Tim Putra dan Putri Maju ke Perempat Final
📅 Jumat, 31 Okt 2025, 07:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: PBVSI
Livoli Divisi I Tahun 2025: Delapan Tim Putra dan Putri Maju ke Perempat Final
LAMONGAN - Delapan tim putra dan delapan putri memastikan lolos ke babak perempat final Kejurnas Antarklub Livoli Divisi I Tahun 2025 usai mengalahkan lawan-lawannya di perdelapan final yang berlangsung di Sport Center Lamongan dan Lapangan Tenis Disorda Lamongan, Kamis (30/10) malam WIB.
Kedelapan tim putri yang memastikan berlaga di perempat final antara lain Yuso Yogyakarta, Vobgard TNI AD, Baramuda Indonesia Ciakar, Vita Solo, Ganevo Yogya, Triple's, Mabes TNI dan Bengkulu Jaya.
Sedangkan delapan tim putranya terdiri dari CVB - Aznet Home Jatayu, PBV Bukit Asam Tanjung Enim, Yuso Yogyakarta, Greenteams Tornado, Eka Mandiri Jaya, Laskar Kanjeng Pacitan,
Tim putri yang lolos awal adalah Yuso Yogyakarta. Tim yang baru terdegradasi dari Livoli Divisi Utama tahun lalu itu mengalahkan MVC Mamasa 3-0 (25-10, 25-14, 25-14).
Sebaiknya Anda baca juga:
Pelatih Yuso, Suwido mengakui kalau timnya sudah bermain lebih baik dibanding sebelum-sebelumnya. Namun mantan pemain Yuso itu masih belum puas dengan timnya itu.
“Terutama dengan komunikasi di lapangan. Anak-anak belum saling berkomunikasi," kata Suwido usai laga. Pada laga berikutnya, Suwido akan memperbaiki kekurangan komunikasi di lapangan.
Yuso akan bertemu Vobgard di babak delapan besar. Tim asuhan Aprilio Perkasa Manganang itu melangkah ke perempat final setelah mengalahkan Dua Laode Sultra 3-0 (28-26, 25-20, 25-21).
Sebaiknya Anda baca juga:
Aprilio tidak menyangka timnya akan masuk delapan. Hal ini karena persiapannya sangat singkat. "Persiapan kita sangat singkat. Beruntung bisa masuk ke delapan besar," kata Aprilio usai laga.
Satu tim putri tuan rumah, Skavola Sae Megilan gagal ke perempat final usai kalah atas Triple's 0-3 (18-25, 18-25, 22-25).
Sementara itu, di bagian putra, Green Teams Tornado harus bermain lima set untuk lolos ke perempat final melawan Tectona.
Tim asal Jakarta itu menyudahi laga itu dengan skor tipis Tectona 3-2 (25-16, 25-18, 21-25, 19-25, 15-13).
Pelatih Tornado, Ilyas mengakui timnya cukup susah mengalahkan tim asal Bandung. Sudah unggul 2 set lebih dulu, Tornado mendapat perlawanan dua set berikutnya. Beruntung, timnya unggul pada set penentuan dengan ketat 16-14.
"Harusnya kita tidak perlu bermain lima set. Tapi anak-anak ingin segera menyelesaikan pertandingan saat baru unggul dua set," ujar Ilyas usai laga.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!