Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bandara Lombok Siap Layani Rute Penerbangan Turki-Indonesia

📅 Kamis, 30 Okt 2025, 08:19 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandara Lombok Siap Layani Rute Penerbangan Turki-Indonesia Doc: ANTARA
Ket. Layar informasi kedatangan dan keberangkatan pesawat di lobi terminal Bandara Lombok, Nusa Tenggara Barat di Lombok Tengah, Kamis (30/10/2025).

LOMBOK TENGAH – PT Angkasa Pura Indonesia Bandara Lombok di Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB), menyatakan dari sisi infrastruktur dan fasilitas, telah siap melayani rute penerbangan baru Indonesia-Turki dalam rangka meningkatkan konektivitas pariwisata.

Humas Bandara Lombok, Angga Maruli Anugrah, di Lombok Tengah, Kamis (30/10), mengatakan pihaknya menyambut baik terkait Pulau Lombok masuk daftar tujuan penerbangan baru rute Indonesia-Turki, karena hal tersebut dapat membawa dampak positif terhadap pengembangan pariwisata dan perekonomian di Provinsi NTB.

"Kami siap melayani rute baru baik itu domestik atau internasional," katanya.

Ia mengatakan Bandara Lombok pun telah siap dari sisi infrastruktur maupun fasilitas pendukung sesuai standar operasional yang telah ditetapkan untuk menerima penerbangan baru baik rute domestik maupun rute internasional dengan menggunakan pesawat berbadan lebar.

"Seperti saat pergelaran MotoGP yang digelar di Sirkuit Mandalika. Kedatangan kru, pembalap dan logistik berjalan dengan baik sesuai rencana," katanya.

Ia mengatakan setiap pengajuan rute baru, maskapai harus mengurus perizinan ke instansi terkait dan pihak masih belum bisa menyampaikan jadwal penerbangan rute baru internasional menuju Turki tersebut.

"Kami akan sampaikan kembali kalau sudah ada informasi terkait jadwal penerbangan rute baru Lombok-Turki tersebut," katanya.

Sebelumnya, Indonesia dan Turki sepakat memperluas kerja sama penerbangan sipil menambah rute, kapasitas sekaligus mendukung konektivitas, pariwisata, perdagangan dan peluang ekonomi yang lebih luas.

Delegasi Indonesia dipimpin Direktur Angkutan Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Agustinus Budi Hartono mengatakan hal itu disepakati dalam konsultasi hubungan udara bilateral antara Indonesia dan Turki yang berlangsung pada 22–23 Oktober 2025 di Istanbul-Turki.

"Pertemuan ini menghasilkan penandatanganan dua dokumen penting, yaitu record of discussion dan implementing arrangement, yang menjadi dasar penguatan hubungan udara dan kerja sama penerbangan antara kedua negara," kata Agustinus dalam keterangan di Jakarta, Minggu (26/10).

Melalui pertemuan tersebut, kedua negara menyepakati perluasan jaringan penerbangan. Delapan destinasi baru di Indonesia yang mencakup Yogyakarta, Majalengka, Manado, Medan, Balikpapan, Sorong, Kediri dan Lombok yang ditambahkan dalam perjanjian, melengkapi dua destinasi sebelumnya, Jakarta dan Denpasar.

Sementara dari pihak Turki, dua kota baru yaitu Izmir dan Bodrum kini masuk dalam daftar titik layanan, selain Istanbul, Ankara dan Antalya.

Selain perluasan rute, kapasitas hak angkut penumpang (third and fourth freedom traffic rights) juga meningkat signifikan dari 14 menjadi 32 kali penerbangan per Minggu.

Ia menuturkan kesepakatan itu merupakan hasil dari dialog konstruktif dan menunjukkan tingginya komitmen kedua negara untuk memperkuat konektivitas udara dan memperluas akses pasar penerbangan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Jakarta Model Percontohan Pelayanan Terpadu

59 menit yang lalu | Deri Henriawan

Megapolitan
Jakarta Model Percontohan P...
Megapolitan
Pelatihan untuk Tekan Penga...
Nasional
Pengesahan UU Pengembangan ...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

WHO: Makanan Tercemar Tewaskan 1,5 Juta Penduduk Setiap Tahun

05 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.