Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ukuran Striatum Otak yang Lebih Besar Jadi Penanda Baru Psikopat

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 07:42 WIB | Oleh:
Ukuran Striatum Otak yang Lebih Besar Jadi Penanda Baru Psikopat Doc: Fred TANNEAU/AFP
Ket. Citra otak manusia yang diambil oleh pemindai tomografi emisi positron, juga disebut pemindaian PET, terlihat di layar pada 9 Januari 2019, di Pusat Rumah Sakit Regional dan Universitas Brest (CRHU - Centre Hospitalier Régional et Universitaire de Brest), Prancis.

STRIATUM, atau corpus striatum (disebut juga nukleus striate), adalah nukleus (sekelompok neuron) di ganglia basalis subkortikal otak depan. Striatum adalah komponen penting dari sistem motorik dan penghargaan; menerima masukan glutamatergik dan dopaminergik dari berbagai sumber; dan berfungsi sebagai input utama ke seluruh ganglia basal.

Secara fungsional, striatum mengoordinasikan berbagai aspek kognisi, termasuk perencanaan motorik dan tindakan, pengambilan keputusan, motivasi, penguatan, dan dipersepsi penghargaan. Striatum terdiri dari nukleus kaudatus dan nukleus lentiformis.

Inti lentiform terdiri dari putamen yang lebih besar, danglobus pallidus yang lebih kecil. Sebenarnya globus pallidus adalah bagian dari striatum. Ini adalah praktik umum, bagaimanapun, untuk secara implisit mengecualikan globus pallidus ketika mengacu pada struktur striatal.

Temuan terbaru terkait psikopat didapat oleh Sebuah tim ahli saraf dari Nanyang Technological University (NTU Singapura), University of Pennsylvania, dan California State University. Kelompok peneliti ini berhasil mengungkap perbedaan biologis antara psikopat dan non-psikopat.

Menggunakan pemindaian magnetic resonance imaging (MRI), mereka menemukan bahwa striatum, sebuah wilayah di otak depan, sekitar 10 persen lebih besar pada individu dengan ciri-ciri psikopat dibandingkan dengan orang-orang dengan sedikit atau tanpa kecenderungan tersebut.

Psikopat, atau individu yang menunjukkan ciri-ciri psikopat, cenderung menunjukkan kombinasi keegoisan, sikap dingin secara emosional, dan kurangnya empati atau penyesalan. Dalam beberapa kasus, karakteristik ini disertai dengan perilaku antisosial atau kriminal.

Striatum, bagian dari wilayah subkortikal otak depan, terlibat dalam fungsi-fungsi seperti motivasi, pengambilan keputusan, dan pemrosesan penghargaan. Striatum juga membantu mengoordinasikan tindakan motorik dan berperan dalam bagaimana orang merencanakan dan merespons stimulus.

Peran Striatum

Studi sebelumnya menunjukkan bahwa psikopat mungkin memiliki striatum yang terlalu aktif, tetapi pengaruh ukurannya terhadap perilaku belum dikonfirmasi hingga saat ini. Penelitian baru ini memberikan bukti perbedaan biologis yang terukur antara orang dengan dan tanpa kecenderungan psikopat.

Meskipun tidak semua orang dengan ciri-ciri psikopat terlibat dalam kejahatan, dan tidak semua penjahat memenuhi definisi psikopat, kedua kelompok tersebut menunjukkan tumpang tindih yang cukup besar.

Penelitian juga secara konsisten mengaitkan psikopati dengan perilaku agresif dan impulsif. Untuk lebih memahami faktor-faktor biologis ini, para peneliti memeriksa pemindaian MRI 120 orang dewasa di Amerika Serikat. Peserta juga dievaluasi menggunakan Daftar Periksa Psikopati-Revisi, sebuah alat standar untuk mengidentifikasi karakteristik psikopat.

Asisten Profesor Olivia Choy, seorang neurokriminolog dari Fakultas Ilmu Sosial NTU dan rekan penulis studi ini, menjelaskan, hasil studi mereka membantu memajukan pengetahuan tentang apa yang mendasari perilaku antisosial seperti psikopati.

“Kami menemukan bahwa selain pengaruh lingkungan sosial, penting untuk mempertimbangkan bahwa mungkin terdapat perbedaan biologis, dalam hal ini, ukuran struktur otak, antara individu antisosial dan non-antisosial,” ungkapnyadikutip dari ScitechDaily.

Perspektif Genetik

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
gaia musik festival

Rieke Buka Pameran Warna-Warni Parlemen 2026

17 menit yang lalu | Fajar Alim M

Nasional
Rieke Buka Pameran Warna-Wa...
Olahraga
Chelsea Umumkan Transfer Ge...

Obsesi Jadi Vampir, Pria Inggris Ini Tebar Teror di Gereja

37 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Megapolitan
Obsesi Jadi Vampir, Pria In...

Trump Beri Iran Kesempatan Terakhir atau Hadapi Eskalasi Militer AS

38 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
Trump Beri Iran Kesempatan ...
Nasional
Defisit Migas Tekan Neraca ...

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

Kalah Telak di Piala AFF: Timnas Indonesia Dibungkam Vietnam 0-3

03 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.