Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Palu Pasang Peringatan Dini Tsunami, Cegah Bencana

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 14:04 WIB | Oleh:
Palu Pasang Peringatan Dini Tsunami, Cegah Bencana Doc: ist
Ket. gelombang tsunami

PALU – Untuk mencegah bencana alam, perlu dilakukan langkah-langkah antisipasi, seperti pemasangan peringatan dini akan adanya bencana tsunami. Itulah yang dijalankan Pemerintah Kota (Pemkot) Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng). Pemkot Palu memperkuat upaya mitigasi bencana melalui sistem peringatan dini tsunami (Early Warning System/EWS) guna meningkatkan kapasitas masyarakat dalam menghadapi potensi bencana, khususnya masyarakat pesisir.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palu Presly Tampubolon di Palu, Rabu, mengatakan langkah ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Palu untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman tsunami, khususnya di wilayah pesisir.

BPBD Kota Palu telah melaksanakan uji coba sirene peringatan dini tsunami di tiga titik wilayah pesisir Kota Palu, yakni Talise, Silae, dan Lere, yang memiliki risiko tinggi terhadap ancaman tsunami, guna memastikan seluruh perangkat EWS beroperasi dengan baik.

“Sistem ini bekerja menggunakan teknologi satelit dan mampu menjangkau hingga radius sekitar satu setengah kilometer dalam kondisi tenang,” katanya.

Ia menjelaskan peringatan dini tersebut memiliki tiga level, yaitu Waspada, Siaga, dan Awas, sesuai potensi ancaman tsunami yang terdeteksi.

Sirene, kata dia, akan berbunyi sesuai tingkat bahaya dan durasi suaranya disesuaikan dengan kondisi ancaman. Selama sirene masih aktif, proses evakuasi masyarakat tetap berlangsung hingga situasi dinyatakan aman.

Lebih lanjut Presly menerangkan bahwa peralatan ini akan diaktifkan berdasarkan informasi resmi dari BMKG melalui sistem WRS (Warning Receiver System), serta terdapat tiga pola operasional yang disiapkan untuk memastikan kecepatan respons.

“Alat bisa diaktifkan langsung dari pusat, dari Pusdalops BPBD Kota Palu, dan komunitas Kelurahan Tangguh Bencana (Katana) yang sudah dibentuk di setiap kelurahan,” ujarnya.

Dengan sistem berlapis tersebut, lanjutnya, proses peringatan dini diharapkan dapat berlangsung cepat, tepat, dan akurat demi keselamatan masyarakat.

Menurut dia, uji coba juga dilakukan sebagai langkah awal dalam memastikan kesiapan alat dan keandalan sistem yang menjadi bagian penting dari upaya mitigasi bencana di Kota Palu.

Ia menambahkan ke depan BPBD Kota Palu berupaya agar seluruh kelurahan pesisir juga memiliki sistem peringatan dini yang sama, sehingga tingkat kesiapsiagaan masyarakat terhadap ancaman tsunami semakin meningkat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Nasional
DPR RI Ingatkan Pariwisata ...
Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

Pramono Cabut KJP dan KJMU Siswa Bermasalah, Pelaku, Perundungan dan Tawuran

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.