BNNP Sulsel Luncurkan Program Ananda Bersinar dan IKAN di Lingkungan Sekolah
📅 Rabu, 15 Jul 2026, 01:50 WIB | Oleh: AlfredMAKASSAR - Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sulawesi Selatan Kombes Pol. Agung Prabowo memperkuat upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) melalui dua program yang menyasar lingkungan pendidikan.
Agung saat bertemu Ketua DPRD Sulawesi Selatan Andi Rachmatika Dewi di Kantor Sementara DPRD Sulsel, Makassar, Selasa, mengatakan pihaknya menjalankan program Ananda Bersinar dan Integrasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sejak usia dini.
"Oleh karena itu kami meminta dukungan terhadap program P4GN. Kami sedang melaksanakan program unggulan, yaitu Ananda Bersinar dan IKAN dengan menyasar sekolah-sekolah," katanya.
Ia menjelaskan program Ananda Bersinar berfokus pada edukasi pencegahan narkoba bagi anak-anak sekolah, sedangkan IKAN bertujuan mengintegrasikan materi antinarkoba ke dalam kurikulum pembelajaran.
Menurut Agung, dukungan DPRD Sulsel diperlukan untuk memperkuat implementasi kedua program tersebut agar upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan pendidikan berjalan optimal.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pertemuan itu juga menjadi ajang silaturahim sekaligus membahas penguatan sinergi antara BNNP Sulsel dan DPRD Sulsel dalam pencegahan serta pemberantasan penyalahgunaan narkoba.
Agung mengaku baru berkesempatan bertemu pimpinan DPRD Sulsel setelah hampir tujuh bulan menjabat sebagai Kepala BNNP Sulsel.
"Sudah hampir tujuh bulan (menjabat), Alhamdulillah saya baru punya kesempatan berkenalan dengan Ibu Ketua DPRD," ujar menambahkan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ketua DPRD Sulsel Andi Rachmatika Dewi menyatakan mendukung pelaksanaan kedua program tersebut karena dinilai dapat memperkuat perlindungan generasi muda dari penyalahgunaan narkoba.
"Upaya pencegahan dan perang terhadap peredaran narkoba harus terus digalakkan. Program ini dapat mencegah anak-anak kita terpapar dari penyalahgunaan narkoba, utamanya di lingkungan sekolah. Kami siap mendukung program BNNP tersebut," katanya.
Berdasarkan data BNNP Sulsel, Provinsi Sulawesi Selatan menempati peringkat kelima secara nasional dalam jumlah kasus penyalahgunaan narkotika dengan 2.585 kasus dan 3.641 tersangka. Ratusan penyalahguna juga telah mengikuti program rehabilitasi untuk pemulihan fisik dan kejiwaan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!