Kelompok Tani di Tangerang Kejar Target 1.600 Ton Gabah Kering
📅 Jumat, 09 Jan 2026, 04:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Tangerang - Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang, Banten mengoptimalkan peran kelompok tani dalam mendukung produksi pangan khususnya beras lebih dari 1.600 ton Gabah Kering Panen (GKP) dengan memanfaatkan lahan sawah yang tersedia.
“Meskipun lahan sawah di sini sudah tidak banyak lagi, namun yang ada tetap bisa dioptimalkan untuk bisa menghasilkan produksi pangan secara maksimal," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kota Tangerang Muhdorun di Tangerang Kamis (8/1).
DKP Kota Tangerang, lanjut Muhdorun, mencatat total panen Gabah Kering Panen (GKP) tahun 2025 mencapai 1.692 ton yang dikonversi menjadi beras sekitar 846 ton dari 98 hektare sawah yang ada.
Jumlah tersebut meningkat dari tahun 2024 yang tercatat 1.542 ton. Maka itu dalam mendukung program swasembada beras yang dicanangkan Pemerintah, DKP siapkan langkah strategis.
"Pemkot Tangerang akan mendukung produksi pangan khususnya beras dengan memanfaatkan lahan-lahan sawah yang masih tersedia seperti di Blok Tani Rawa Depan, Benda dan sejumlah lokasi lainnya," ujarnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia mengatakan kelompok-kelompok tani akan diupayakan mampu melakukan tiga kali panen dalam setahun agar dapat menambah intensifikasi produktivitas beras di Kota Tangerang.
"Pemkot Tangerang berharap swasembada beras yang sedang digencarkan dapat berkontribusi besar menciptakan stabilitas komoditas beras khususnya di Kota Tangerang secara jangka panjang," ujarnya.
Wali Kota Tangerang Sachrudin mengatakan, di Kota Tangerang terdapat 98 hektare lahan kosong serta terdapat 13 kelompok tani dan 113 kelompok wanita tani (KWT).
Sebaiknya Anda baca juga:
Adapun dukungan Pemkot kepada petani yakni pemberian traktor, pompa air, serta meminjamkan alat pengolahan sawah untuk petani.
“Selain bantuan itu juga kita perbaiki saluran irigasi yang bermasalah, dengan harapan walau di musim kemarau nanti para petani tetap bisa menghasilkan panen yang maksimal,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!