Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dinperindag Banyumas Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Akhir Tahun

📅 Rabu, 29 Okt 2025, 16:08 WIB | Oleh:
Dinperindag Banyumas Pastikan Stok Pangan Aman Hingga Akhir Tahun Doc: ANTARA/Sumarwoto
Ket. Seorang pedagang bumbu dapur di Pasar Manis, Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, melayani konsumen.

Purwokerto -- Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, memastikan pasokan dan harga kebutuhan pokok masyarakat di wilayah itu tetap aman serta stabil hingga akhir tahun meskipun curah hujan mulai meningkat.

Pelaksana Tugas Kepala Dinperindag Kabupaten Banyumas Gatot Eko Purwadi di Purwokerto, Banyumas, Rabu, mengatakan kondisi pasokan bahan pokok saat ini masih mencukupi kebutuhan masyarakat dan distribusinya tidak terganggu oleh perubahan cuaca.

“Secara umum ketersediaan bahan pokok aman, termasuk menghadapi musim hujan. Sampai sekarang belum ada kendala distribusi dari daerah pengirim maupun peternak lokal,” katanya.

Ia mengatakan sejumlah komoditas strategis seperti beras, cabai, telur ayam ras, dan daging ayam ras berada pada kondisi stabil.

“Harga telur sedikit naik, tetapi masih dalam batas wajar. Daging ayam dan komoditas lainnya stabil,” katanya menegaskan.

Menurut dia, pasokan aneka cabai di Banyumas juga relatif terjaga karena sebagian besar pedagang masih menerima kiriman rutin dari daerah sentra seperti Temanggung.

Bahkan dalam satu pekan terakhir, kata dia, ada kecenderungan harga menurun karena pasokan melimpah, sehingga tidak ada gejolak di pasar.

Sementara untuk komoditas beras, pihaknya memastikan harga beras di Banyumas masih sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET), yakni sebesar Rp13.500 per kilogram untuk beras medium dan Rp14.900 per kilogram untuk beras premium.

“Hasil pantauan di retail dan pasar modern, harga beras premium kemasan masih sama atau bahkan sedikit di bawah HET. Jadi tidak ada yang melampaui batas,” katanya.

Ia mengakui jika sebelumnya sempat terjadi keterbatasan stok beras premium di pasar tradisional akibat isu beras oplosan, namun kini pasokan berangsur normal dan tidak memengaruhi kestabilan harga di tingkat konsumen.

Kendati demikian, dia mengatakan Dinperindag bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Banyumas, akan menggelar evaluasi rutin pada pertengahan November 2025 untuk memastikan stok serta harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru tetap terkendali.

“Kami ingin memastikan rantai pasokan tetap lancar, apalagi menjelang akhir tahun biasanya permintaan meningkat. Sejauh ini kondisi aman, baik dari sisi stok maupun harga,” kata Gatot menegaskan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • PLTS Didorong Jadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Hijau
    Preview komentar:
    Pembangunan PLTS dengan kapasitas 100 GWp ini tentu ...
  • Karawang Punya 9 Kawasan Industri, Warga Lokal Disiapkan Jadi Tenaga Kerja
    Preview komentar:
    Membaca ulasan positif mengenai komitmen Pak Bupati ini ...
  • Industri Pulp dan Kertas Indonesia Kian Mendunia, Paper Chain Expo 2026 Dorong Kemitraan Lintas Negara
    Preview komentar:
    Ulasan yang sangat mencerahkan. Poin tentang tuntutan praktik ...

Banjir bandang Parigi Moutong

1 jam lalu | Wahyu AP

Nasional
Banjir bandang Parigi Moutong
Nasional
Menkeu Pastikan DTSEN akan ...
Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

Demo AMPB di DPR Membuah Hasil, DPR Targetkan RUU Perampasan Aset Rampung 15 Desember 2026

27 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.