Wamendagri Bima Arya Kagumi Pesona Poso Saat Buka Festival Danau Poso 2025
📅 Sabtu, 25 Okt 2025, 12:30 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Istimewa
JAKARTA – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto secara resmi membuka Festival Danau Poso 2025 di Kota Wisata Tentena, Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (24/10/2025) malam. Festival tahunan yang mengusung tema “Rhythm of Diversity in Matia Ndano” atau “Irama Keberagaman di Air Kehidupan” itu menjadi simbol persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.
Dalam sambutannya, Bima Arya memuji keindahan alam dan kekayaan budaya Kabupaten Poso yang menurutnya sangat menawan. Ia menyebut Danau Poso sebagai salah satu destinasi wisata alam Indonesia yang memiliki daya tarik luar biasa bagi wisatawan domestik maupun mancanegara.
“Danaunya luar biasa, setiap sudutnya mempesona,” ujar Bima Arya di hadapan ribuan pengunjung yang memadati Anjungan Festival Danau Poso, Jumat malam.
Bima menegaskan bahwa setiap daerah di Indonesia memiliki karakter dan keunikan tersendiri. Namun, Poso menonjol karena bukan hanya indah secara alamiah, tetapi juga memiliki nilai sejarah dan budaya yang tinggi. Salah satu warisan yang menarik perhatiannya adalah Patung Palindo di Taman Nasional Lore Lindu yang merupakan peninggalan Megalitikum.
“Saya terus terang, mendadak, merencanakan mengunjungi Palindo baru tadi malam, pagi-pagi direncanakan secara kilat, langsung takjub, langsung terkesima melihat betapa dahsyatnya peninggalan zaman Megalitikum di Bumi Poso ini,” tutur Bima penuh kagum.
Sebaiknya Anda baca juga:
Tak hanya keindahan alam dan sejarah, Bima juga menyoroti kekayaan budaya masyarakat Poso yang terlihat dari busana adat Inodo yang dikenakan para penari penyambutan. Menurutnya, kostum tradisional tersebut memiliki keunikan dan keindahan yang tidak dimiliki daerah lain di Indonesia.
“Kami datang disambut oleh para tokoh adat, ada tarian-tarian menggunakan baju kulit. Apa itu namanya? Inodo, yang tidak ada duanya. Banyak baju adat, baju daerah, tapi tidak banyak yang punya, cantik seperti Inodo itu,” ucapnya.

Sebaiknya Anda baca juga:
Selain menghadiri pembukaan festival, Bima juga mengunjungi beberapa destinasi wisata unggulan di Kabupaten Poso. Ia menyempatkan diri mendatangi Air Terjun Saluopa di Desa Tonusu, Kecamatan Pamona Puselemba, yang dikenal memiliki dua belas tingkatan alami yang memesona.
“Poso itu unik karena baru kali ini saya hadir lihat langsung air terjun berundak bertingkat dua belas,” katanya dengan nada kagum.
Dalam kesempatan yang sama, Wamendagri juga memberikan apresiasi tinggi kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Poso. Ia menilai ASN di daerah tersebut memiliki semangat kerja yang tinggi dan bersikap terbuka terhadap semua kalangan.
“Jadi, Poso tidak saja cantik, bukan hanya unik, tapi juga inklusif, terbuka bagi semua,” ujarnya menegaskan.
Bima juga mengapresiasi penyelenggaraan Festival Danau Poso 2025 yang dinilainya tersusun dengan sangat baik dan berkelas internasional. Ia menyebut penataan acara, tari kolosal, hingga tata suara, semuanya menunjukkan perencanaan yang matang.
“Untuk Poso yang maju dan sejahtera, untuk event yang semakin membanggakan, dengan ini Festival Danau Poso kita nyatakan dibuka,” tandasnya dengan semangat disambut tepuk tangan meriah penonton.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!