Pelni Sesuaikan Jadwal Kapal ke Banda Neira, Dukung Wisata Maluku
📅 Selasa, 21 Okt 2025, 11:01 WIB | Oleh: Tim PenulisSaat ini, lima kapal penumpang Pelni yang telah menerapkan HACCP yaitu KM Dorolonda, KM Kelud, KM Bukit Siguntang dan KM Awu.
Lima kapal berikutnya yang dalam proses sertifikasi yaitu KM Dobonsolo, KM Sinabung, KM Lambelu, KM Bukit Raya dan KM Nggapulu.
Meski belum ada insiden keracunan pangan terhadap penumpang, namun dengan penerapan HACCP, Ditto berharap seluruh penumpang tetap tenang dengan menu makanan yang disajikan.
"Penumpang tidak perlu khawatir menyantap sajian makanan di atas kapal karena sudah melalui standar dan prosedur keamanan pangan yang ketat," terang Ditto.
Sebaiknya Anda baca juga:
Perbedaan yang mencolok sejak penerapan HACCP adalah peralatan dapur dan perlengkapan kru dapur.
Sesuai standar HACCP, seluruh peralatan memasak yang wajib berbahan stainless steel antikarat seperti pisau, sutil, hingga tray atau rak penyimpanan.
Perlengkapan kru dapur pun diwajibkan menggunakan hair net, masker, celemek, sarung tangan dan sepatu dapur antilicin.
Sebaiknya Anda baca juga:
Dapur HACCP juga menuntut penggunaan talenan atau cutting board masing-masing tergantung jenis bahan baku yang diolah.
Pemisahan talenan diatur berdasarkan warna seperti talenan merah untuk daging dan talenan putih untuk roti/keju dengan tiga warna talenan lainnya biru (ikan), kuning (ayam) dan hijau (sayur).
Penggunaan talenan sesuai jenis bahan baku sebagai pencegahan penyebaran bakteri berbahaya dan alergen dari masing-masing jenis bahan baku.
Pelni juga memasang pemberitahuan jenis alergen atau kandungan bahan tertentu yang dapat menimbulkan alergi di area publik kapal.
Ayam, ikan, seafood, kacang-kacangan, telur, susu, gluten dan kerang merupakan contoh alergen yang diberitahukan kepada penumpang sebelum mengonsumsi sajian kapal.
Dia menuturkan budaya 5R menjadi syarat wajib yang dijalankan kru dapur Pelni, meliputi ringkas, rapi, resik, rawat, dan rajin untuk menjaga standar kebersihan serta kualitas pelayanan makanan di kapal.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!