Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pelni Sesuaikan Jadwal Kapal ke Banda Neira, Dukung Wisata Maluku

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pelni Sesuaikan Jadwal Kapal ke Banda Neira, Dukung Wisata Maluku Doc: Antara Foto
Ket. Kepala Cabang Pelni Ambon Marthin Heryanto (kiri) didampingi Manager Komunikasi Korporasi Pelni Ditto Pappilanda (kanan) memberi keterangan kepada awak media di sela media tour di Ambon, Maluku

PT Pelayaran Nasional Indonesia Persero (Pelni) menyesuaikan jadwal pelayaran kapal menuju Banda Neira, Maluku, untuk mendukung sektor pariwisata  di mana wisatawan akan lebih mudah mengatur perjalanan sesuai waktu liburan mereka.

"Untuk mendukung pariwisata Banda Neira, jadwal kapal Pelni diatur sedemikian rupa agar tiba di Banda Neira pada pagi hari sehingga wisatawan dapat beristirahat di kapal selama pelayaran," kata Kepala Cabang Pelni Ambon Marthin Heryanto ditemui dalam media tour di Ambon, Maluku, Senin.

Dia menyampaikan dengan penyesuaian tersebut maka ketika wisatawan tiba di Banda Neira dalam keadaan segar bugar sehingga bisa beraktivitas wisata sejak pagi hari.

Ia mengatakan Pelni selama bertahun-tahun sudah menjadi alat transportasi utama bagi wisatawan dan masyarakat menuju Banda Neira, Provinsi Maluku. Saat ini Banda Neira disinggahi oleh tiga kapal penumpang dan satu kapal perintis.

Disebutkan tiga kapal Pelni yang menyinggahi Banda Neira adalah KM Labobar dengan kapasitas 3.000 penumpang; KM Pangrango (500 penumpang); KM Sangiang (500 penumpang); dan KM Sabuk Nusantara 106 (400 penumpang).

Lebih lanjut, Marthin menyebutkan wisatawan dapat kembali menggunakan kapal Pelni untuk meninggalkan Banda setelah puas berwisata selama tiga hingga empat hari.

"Ini melihat rata-rata kapal Pelni yang menyinggahi Banda dari arah barat akan berlayar tiga hingga empat hari ke arah timur, sebelum kembali berlatar ke arah barat," jelasnya.

Sebagai contoh, lanjutnya, KM Labobar yang berlayar dari Tanjung Priok, Jakarta, membutuhkan lima hari berlayar untuk tiba di Banda Neira.

Selanjutnya Labobar akan berlayar hingga Fak-Fak untuk kemudian tiba kembali di Banda empat hari kemudian untuk berlayar balik ke arah Jakarta.

Dikatakan selama tiga hingga empat hari berada di Banda Neira, wisatawan dapat menjelajahi kota kecil Banda dan jejak rempah yang bersejarah, dilanjutkan aktivitas laut seperti snorkling hingga diving.

"Sampai menyusuri jalur perkampungan dan perbukitan untuk melihat Gunung Banda yang legendaris," tutur Marthin.

Khusus untuk KM Pangrango, kapal tipe 500 penumpang tersebut berangkat dari Ambon setiap Jumat sore dan tiba di Banda pada Sabtu pagi.

"Kapal sandar satu malam hingga minggu sore, jadi bisa dimanfaatkan oleh wisatawan untuk menginap satu malam di atas kapal dan kembali ke Ambon minggu sore dan tiba Senin pagi," ujarnya.

Marthin menambahkan pada tahun 2024, penumpang kapal Pelni yang turun di Banda mencapai 49.529 orang. Sementara itu, jumlah penumpang turun di 2025 hingga September tercatat sebanyak 42.200 orang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Nasional
Menbud Optimistis Batik Ind...

Janice Tjen Tersingkir dari China Open

42 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Olahraga
Janice Tjen Tersingkir dari...
Luar Negeri
400 Sekolah Ditutup dan Ham...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.