Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menteri HAM Turunkan Tim Pantau Kasus Mahasiswa Unud Timothy

📅 Selasa, 21 Okt 2025, 15:40 WIB | Oleh:
Menteri HAM Turunkan Tim Pantau Kasus Mahasiswa Unud Timothy Doc: ANTARA/Fath Putra Mulya
Ket. Menteri HAM Natalius Pigai (kedua kiri) menjawab pertanyaan pers di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Selasa (21/10).

Jakarta -- Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai mengatakan dirinya telah menurunkan tim dari kantor wilayah Bali untuk memantau perkembangan kasus tewasnya mahasiswa Universitas Udayana (Unud) Timothy Anugrah Saputra yang diduga menjadi korban perundungan.

“Saya sudah perintahkan staf saya di Bali untuk cek … tiga hari lalu saya sudah perintahkan,” kata Pigai saat diwawancarai di Kantor Kementerian HAM, Jakarta, Selasa.

Dia mengatakan saat ini Kantor Wilayah Kementerian HAM Bali tengah melakukan pemantauan. Oleh sebab itu, Pigai menyebut pihaknya belum mengambil keputusan terkait tindakan lanjutan yang bakal dilakukan.

“Saya tunggu laporan dari kanwil di Bali dulu,” tuturnya.

Meskipun begitu, Menteri Pigai memastikan bahwa kasus tersebut menjadi atensi Kementerian HAM.

Dia menekankan, perundungan maupun tindak kekerasan lainnya tidak boleh terjadi di mana pun, terlebih di ranah kampus.

“Dunia akademik itu adalah dunia [yang] bersih dari berbagai tindakan bullying (perundungan), tindakan kekerasan, tindakan kejahatan, tindakan penganiayaan. Karena itu, harus disingkirkan, nanti kita minta kepolisian,” ucapnya.

Pigai menambahkan, jika nantinya ditemukan pelanggaran hukum, Kementerian HAM akan meminta aparat kepolisan menghukum pihak-pihak yang terlibat.

“Tidak boleh biarkan bully itu berlangsung,” dia menegaskan.

Sebelumnya, Rektorat Universitas Udayana atau Unud telah membentuk tim investigasi khusus untuk menelusuri kematian Timothy Anugrah Saputra (22).

Pembentukan tim investigasi itu dikemukakan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto seusai menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo Subianto di kediaman pribadinya, kawasan Kertanegara, Jakarta, Minggu (19/10).

"Pihak rektor sudah membentuk tim untuk menginvestigasi, mengecek apa yang sebenarnya terjadi," kata Menteri Brian.

Timothy ditemukan meninggal dunia pada Rabu (15/10) diduga usai melompat dari lantai empat gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unud.

Mahasiswa semester VII pada program studi Sosiologi itu disebut mengalami tekanan psikologis berat akibat perundungan dari rekan-rekannya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pameran Fi Asia Indonesia 2026 Perluas Akses Industri terhadap Teknologi Pangan Global
    Ulasan yang sangat mencerahkan terutama pada pandangan Dr. ...
  • Wali Kota: Pemkot Bandung Dorong Industri Sepatu Perluas Pasar Ekspor
    Langkah strategis Pemkot Bandung menyoroti urgensi Surat Keterangan ...
  • UU Reforma Agraria Ditantang Bereskan Akar Konflik Tanah
    Orang kepercayaan Menterinya aja kena OTT KPK ...
  • Menekraf: Aplikasi Digital Kini Jadi Denyut Nadi Aktivitas Masyarakat, Jadi Mesin Baru Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
    Membaca pemaparan komprehensif ini membuat saya semakin optimis ...
  • Ekonomi Kreatif dan UMKM Jakarta Mulai Andalkan Cetak 3D untuk Produksi Skala Kecil
    Mengetahui fakta bahwa penggunaan filamen berbasis PLA yang ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar

Di SAFE 2026, Katadata Perkenalkan KESGI 50 Index

1 jam lalu | Mohammad Zaki Alatas

Ekonomi
Di SAFE 2026, Katadata Perk...
Luar Negeri
AI Jadi Isu Penting Jelang ...
Megapolitan
Presiden Prabowo Resmikan L...
Megapolitan
Kebakaran Pabrik Lampu di T...
Advertisement
Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

Kecelakaan KM Virgo Jadi Perhatian Internasional, Hong Kong dan AS Bantu Operasi “Salvage”

17 Sep 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.