Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina Sumbagut Pastikan Tak Temukan Kontaminasi BBM di SPBU Langkat

📅 Minggu, 19 Okt 2025, 11:04 WIB | Oleh:
Pertamina Sumbagut Pastikan Tak Temukan Kontaminasi BBM di SPBU Langkat Doc: Pertamina Sumbagut
Ket. Suasana pengisian BBM di SPBU di Medan, Sumatera Utara

MEDAN - Pertamina Patra Niaga Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) memastikan tidak menemukan indikasi kontaminasi bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat.

"Dari hasil pengecekan di lapangan, menunjukkan produk BBM dalam kondisi normal dan tidak ditemukan kandungan air," ujar Area Manager Communication, Relation & CSR Pertamina Sumbagut Fahrougi Andriani Sumampouw dalam keterangan diterima di Medan, Minggu.

Fahrougi mengatakan pengecekan itu didasari dengan  informasi di media sosial terkait dugaan kontaminasi air pada kendaraan setelah pengisian BBM jenis Biosolar di SPBU 14.208.168 Pangkalan Brandan, Kabupaten Langkat tersebut.

Lebih lanjut, ia mengatakan pemeriksaan telah dilakukan oleh tim teknis SPBU bersama aparat kepolisian terhadap tangki pendam, ATG, serta nozzle penyalur Biosolar.

"Dari hasil pengecekan tersebut tidak ditemukan adanya indikasi kontaminasi air. Pelayanan di SPBU juga dilaporkan berjalan normal, dan hingga saat ini tidak terdapat keluhan lain dari konsumen yang melakukan pengisian BBM di lokasi tersebut," katanya.

Ia mengatakan perusahaannya menyatakan kualitas produk BBM di seluruh SPBU Pertamina selalu dipastikan sesuai dengan standar mutu yang berlaku melalui proses pengawasan berlapis, mulai dari tangki timbun di fuel terminal hingga titik serah di SPBU.

Sebagai langkah antisipatif, telah diinstruksikan kepada seluruh SPBU di wilayah Sumbagut untuk meningkatkan frekuensi pengecekan kandungan air pada tangki pendam setiap pagi dan sore hari, serta memastikan pelaksanaan prosedur operasional standar (SOP) dilakukan secara konsisten.

Pertamina Patra Niaga terus berkomitmen dalam menjaga kualitas dan kehandalan layanan di seluruh lembaga penyalur resmi.

"Apabila ditemukan hal yang memerlukan klarifikasi atau tindak lanjut, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui call center Pertamina 135 agar dapat segera ditangani dengan tepat," ujar dia. 

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Nasional
Unjuk rasa mahasiswa dan ma...
Daerah
Peluncuran bus listrik proy...

Pembukaan Festival Budaya Kerinci 2026

28 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Pembukaan Festival Budaya K...
Megapolitan
Aksi desak evaluasi perdaga...

Peremajaan lahan perkebunan kelapa

37 menit yang lalu | Wahyu AP

Daerah
Peremajaan lahan perkebunan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

Kebiasaan Bangun Paling Pagi Bikin Kita Banyak Rezeki, Benarkah?

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.