Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Terseret Kasus Epstein, Pangeran Andrew Umumkan Lepas Gelar Kebangsawanannya

📅 Sabtu, 18 Okt 2025, 08:48 WIB | Oleh:

"Kerajaan harus menghentikannya," ujar komentator kerajaan Richard Fitzwilliams kepada BBC. "Dia telah mencemarkan nama baik gelarnya, dia sedang dipermalukan."

Andrew dilucuti dari gelar militernya pada tahun 2022 dan diberhentikan sementara setelah Giuffre menuduhnya melakukan pelecehan seksual terhadapnya saat ia berusia 17 tahun.

Tuduhan baru muncul minggu ini dalam memoar anumerta Giuffre di mana ia menulis Andrew telah berperilaku seolah-olah berhubungan seks dengannya adalah "hak lahirnya".

Dalam "Nobody's Girl: A Memoir of Surviving Abuse and Fighting for Justice", yang akan diterbitkan minggu depan, Giuffre menulis dia berhubungan seks dengan Andrew pada tiga kesempatan terpisah, termasuk ketika dia berusia di bawah 18 tahun.

Andrew telah berulang kali membantah tuduhan Giuffre dan menghindari persidangan dalam gugatan perdata dengan membayar penyelesaian jutaan dolar.

Dalam kutipan yang diterbitkan oleh surat kabar The Guardian minggu ini, Giuffre menggambarkan pertemuannya dengan pangeran di London pada Maret 2001 ketika dia berusia 17 tahun.

Andrew diduga ditantang untuk menebak usianya, yang dilakukannya dengan benar, dan menambahkan penjelasan: "Putriku hanya sedikit lebih muda darimu."

Bangsawan yang pernah populer ini dipuji sebagai pahlawan saat ia terbang sebagai pilot helikopter Angkatan Laut Kerajaan saat Perang Falklands 1982.

Di dunia internasional, ia paling dikenal karena pernikahannya dengan Ferguson pada tahun 1986, setelah kakak laki-lakinya, Pangeran Charles, menikahi Lady Diana Spencer.

Andrew juga terlibat dalam skandal mata-mata Tiongkok, dan The Daily Telegraph mengungkapkan pada hari Kamis bahwa ia telah bertemu tiga kali pada tahun 2018 dan 2019 dengan seorang pejabat tinggi Tiongkok yang dilaporkan menjadi pusat kasus tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Sistem Pilkada Perlu Direformasi

19 menit yang lalu | Ones

Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Wisatawan Mancanegara Ikut Berbelanja ke Pasar Tanah Abang

31 menit yang lalu | Marcellus Widiarto

Megapolitan
Wisatawan Mancanegara Ikut ...
Luar Negeri
Kedubes Desak Warga AS Ting...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.