Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Trump Sebut akan Bertemu Putin di Hungaria Dua Minggu Lagi

📅 Jumat, 17 Okt 2025, 10:28 WIB | Oleh: Tim Penulis
 Trump Sebut akan Bertemu Putin di Hungaria Dua Minggu Lagi Doc: BBC
Ket. Pertemuan Presiden AS Donald Trump dan Presiden Russia Vladimir Putin di Alaska, Agustus 2025.

WASHINGTON - Presiden AS Donald Trump mengatakan akan bertemu dengan Presiden Russia Vladimir Putin di Hungaria setelah panggilan telepon yang "sangat produktif" pada Kamis (16/10). 

Dalam perubahan mendadak terkait invasi Russia tahun 2022,  Trump berharap bertemu Putin di Budapest dalam dua minggu ke depan untuk pertemuan puncak kedua mereka sejak kembali berkuasa.

Kremlin menyambut baik seruan yang "sangat jujur ​​dan penuh kepercayaan" itu dan mengatakan pihaknya segera mempersiapkan pertemuan puncak tersebut. 

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bersikeras bahwa ancaman Tomahawk mendorong Moskow untuk bernegosiasi, bahkan saat ia menghadapi perubahan lain yang dilakukan Trump terkait perang.

"Saya yakin telah terjadi kemajuan besar dalam percakapan telepon hari ini," ujar Trump di jejaring sosial Truth Social miliknya. Ia dan Putin akan bertemu untuk "melihat apakah kita dapat mengakhiri Perang 'memalukan' antara Russia dan Ukraina ini." 

Pria berusia 79 tahun dari Partai Republik itu kemudian mengatakan kepada wartawan di Ruang Oval bahwa panggilan telepon antara dirinya dan Putin "sangat produktif" dan ia berharap dapat bertemu "dalam waktu sekitar dua minggu, cukup cepat."

Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan segera bertemu dengan Menlu Russia Sergei Lavrov untuk menyelesaikan rincian pertemuan puncak,kata Trump.

Momentum

Trump mengatakan Putin "tidak menyukainya" saat ia mengemukakan kemungkinan memberikan  Ukraina rudal dengan jangkauan 1.000 mil (1.600 kilometer).

Namun Trump tampak meragukan apakah Ukraina benar-benar akan mendapatkan senjata buatan Amerika yang didambakannya, dengan mengatakan AS tidak dapat "menghabiskan" persediaannya sendiri. 

"Kami juga membutuhkannya, jadi saya tidak tahu apa yang bisa kami lakukan mengenai hal itu," katanya.

Hubungan Trump dengan Putin telah berubah drastis sejak ia kembali ke Gedung Putih pada bulan Januari.

Setelah pemulihan hubungan awal, Trump menunjukkan peningkatan rasa frustrasi, terutama sejak ia meninggalkan Alaska tanpa kesepakatan untuk mengakhiri perang yang pernah dijanjikannya akan diselesaikan dalam waktu 24 jam.

Sementara itu Zelensky mengambil jalan sebaliknya, memenangkan dukungan Trump setelah pertemuan awal yang gagal pada bulan Februari ketika presiden AS itu memarahinya di depan kamera.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

Ternyata Gara-Gara Ini, Taufik Hidayat Pelaku Penyekapan Perempuan hingga Buta di Bandung Berhasil Diciduk

24 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.