Enam Pangan Lokal Tinggi Nutrisi Ini Bisa Jadi Alternatif Pengganti Beras
📅 Kamis, 16 Okt 2025, 18:30 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: Freepik
JAKARTA - Indonesia menjadi salah satu negara yang masyarakat terbiasa dengan nasi. Hanya beberapa daerah yang menggantikan nasi dengan bahan lain, seperti Maluku, Papua dan Sulawesi yang terbiasa mengkonsumsi sagu.
Saat harga beras mahal, alhasil masyarakat menjerit karena nasi menjadi kebutuhan pokok. Karena saat ini, pemerintah belum terlalu menyuarakan pengganti beras yang bisa dikonsumsi masyarakat Indonesia.
Untuk mencegah itu semua, ada berbagai alternatif pangan untuk mengganti nasi. Melansir berbagai sumber, berikut adalah daftarnya.
1. Singkong
Singkong bisa menjadi pengganti beras karena memiliki kandungan karbohidrat yang tinggi. Dan bisa diolah menjadi berbagai bentuk makanan pokok.
Sebaiknya Anda baca juga:
Singkong bisa diolah menjadi berbagai bentuk yang menyerupai nasi atau bahan pokok lain, diantaranya, tiwul, gaplek, oyek, beras singkong. Singkong hadir menjadi alternatif untuk menjaga ketahanan pangan nasional.
2. Jagung
Jagung bisa menjadi pengganti nasi yang sangat baik, terutama dalam upaya diversifikasi pangan dan ketahanan pangan nasional. Jagung mengandung karbohidrat kompleks yang memberikan energi seperti beras, namun memiliki indeks glikemik lebih rendah.
Sebaiknya Anda baca juga:
Di berbagai daerah Indonesia, jagung sudah lama digunakan sebagai makanan pokok, diantaranya nasi jagung, bubur jagung, dan ampok. Olahan kreatif seperti nasi jagung instan menjadikan jagung bagian penting pola makan beragam dan berkelanjutan.
3. Pisang
Pisang bisa menjadi pengganti nasi karena kaya karbohidrat, serat, serta vitamin dan mineral penting. Pisang mengandung karbohidrat kompleks, gula alami, dan serat tinggi yang memberikan energi seperti nasi.
Pisang bisa menjadi alternatif pengganti nasi yang praktis dan bergizi, terutama untuk sarapan atau makanan darurat. Dengan olahan kreatif, pisang mendukung pola makan sehat, alami, dan berkelanjutan.
4. Talas
Talas dapat menjadi pengganti nasi karena kaya karbohidrat, tinggi serat, dan mendukung pola makan sehat berkelanjutan. Talas memberi energi seperti nasi, tetapi dengan serat lebih tinggi sehingga baik untuk pencernaan dan mengontrol gula darah.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!