Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gawat, Gelaran Piala Dunia 2026 Terancam Bakal Dipindah

📅 Rabu, 15 Okt 2025, 19:52 WIB | Oleh:
Gawat, Gelaran Piala Dunia 2026 Terancam Bakal Dipindah Doc: ist
Ket. gagal lolos karena dikerjai AFC

WASHINGTON – Piala Dunia 2026 akan berlangsung di tiga negara: Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Namun, ada kekhawatiran bahwa tempat penyelenggaraan akan dipindah, terutama salah satu kota di Amerika. Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan memindahkan pertandingan Piala Dunia 2026 dari Boston jika kerusuhan  di kota itu berlanjut.

“Kami bisa menariknya kembali,” kata Trump seperti dikutip ESPN pada Rabu, di tengah meningkatnya ketegangan politik di beberapa kota AS penyelenggara Piala Dunia 2026. Terdapat tujuh laga Piala Dunia 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Gillette, Foxborough, Massachusetts. 

“Saya mencintai masyarakat Boston, dan tahu tiket pertandingan sudah terjual habis. Tapi wali kota kalian tidak baik,” ujarnya menyinggung Michelle Wu, wali kota Boston, yang berasal dari Partai Demokrat.

Gillette Stadium, markas klub NFL New England Patriots, berjarak sekitar 30 mil dari Boston dan menjadi salah satu dari 11 lokasi di Amerika Serikat yang akan menggelar Piala Dunia 2026 bersama Meksiko dan Kanada.  Namun, ancaman Trump memicu kekhawatiran baru terkait stabilitas rencana penyelenggaraan turnamen yang sudah dikonfirmasi FIFA sejak 2022 itu.

Trump menuding ada pihak yang menduduki sebagian wilayah Boston, tapi tak mengungkapkan lebih jauh. Menanggapi pernyataan tersebut, kantor Wali Kota Boston merilis pernyataan resmi. 

“Boston merasa terhormat dan bersemangat menjadi tuan rumah pertandingan Piala Dunia. Kami menantikan untuk menyambut para penggemar dari seluruh dunia ke kota indah kami, kota kebebasan dan para juara,” demikian pernyataan dari kantor Michelle Wu.

Komentar Trump muncul di tengah pertemuannya dengan Presiden Argentina, namun tidak dijelaskan secara spesifik konteks ancamannya. Beberapa pekan terakhir, Boston memang dilanda kericuhan saat demonstrasi pro-Palestina di kawasan Boston Common berakhir ricuh dan menyebabkan empat polisi terluka serta beberapa demonstran ditangkap.

Trump juga pernah mengisyaratkan kemungkinan menetapkan beberapa kota sebagai kategori tidak aman untuk menggelar Piala Dunia, serta mengubah rencana tuan rumah yang telah disusun FIFA.  Namun, lembaga sepak bola dunia itu menegaskan keputusan penyelenggaraan tetap berada di bawah yurisdiksi FIFA.

“Itu turnamen FIFA, di bawah yurisdiksi FIFA, keputusan sepenuhnya ada pada FIFA,” kata Wakil Presiden FIFA Victor Montagliani di tempat terpisah. Meski demikian, Trump bersikeras masih bisa memengaruhi keputusan itu.

“Jika ada orang bekerja dengan buruk, dan saya merasa ada kondisi tidak aman, saya akan menelepon Gianni, bos FIFA, dan saya akan bilang, ‘Pindahkan ke lokasi lain,’ dan mereka akan menurutinya,” kata Trump, merujuk Presiden FIFA Gianni Infantino.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
jjroyal-luwak
Rona
Mino WINNER Kembali Jalani ...
Advertisement
Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

Kabut Asap Sampai Jakarta, Bandara Soetta Batalkan Dua Penerbangan

17 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.