Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bandara Mutiara: ‎Kabut Asap Memaksa Sejumlah Penerbangan di Palu Dibatalkan

7 Sabtu, 17 Okt 2026, 13:22 WIB | Oleh: Tim Penulis
Bandara Mutiara: ‎Kabut Asap Memaksa Sejumlah Penerbangan di Palu Dibatalkan Bandara Mutiara: ‎Kabut Asap Memaksa Sejumlah Penerbangan di Palu Dibatalkan Doc: Antara
Ket. Foto Arsip - Penumpang pesawat udara berjalan di jalur kedatangan di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Minggu (4/10/2026).

PALU - Otoritas Bandar Udara (Bandara) Mutiara Sis Al-Jufri Palu mengatakan kombinasi gangguan jarak pandang akibat kabut asap kebakaran hutan dan dorongan angin kencang (tailwind) memaksa sejumlah penerbangan dari dan menuju ibu kota Sulawesi Tengah (Sulteng) dibatalkan.

‎"Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6554 rute Makassar-Palu (UPG-PALU) dan ID 6555 rute Palu-Makassar dibatalkan. Pihak maskapai mengambil keputusan pembatalan setelah menunggu dan memperhatikan kondisi cuaca yang belum membaik," kata Kepala Seksi Teknik dan Operasi Bandara Mutiara SIS Al-Jufri Palu Winariyanto, di Palu, Sabtu.

Ia menjelaskan keputusan pembatalan dilakukan oleh pihak maskapai demi mengutamakan keselamatan penerbangan di tengah kondisi cuaca yang tak kunjung membaik.

‎Selain pembatalan penerbangan Batik Air, fenomena cuaca buruk berupa dorongan angin dari arah teluk juga berdampak pada penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT 780.

‎Pesawat tersebut sempat melakukan prosedur gagal mendarat (go-around), sebelum akhirnya memutuskan kembali ke bandara asal (Return to Base/RTB) ke Makassar pada Jumat (17/10) pukul 19.01 WITA akibat embusan angin belakang yang mencapai kecepatan 20 knot.

‎Ia mengemukakan operasional penerbangan di Bandara Mutiara SIS Al-Jufri saat ini kerap terganggu oleh dua faktor utama, yakni jarak pandang di bawah standar minimal pendaratan akibat sebaran kabut asap serta paparan tailwind saat pesawat hendak mendarat.

‎‎"Saat ini kondisi jarak pandang di Bandara Mutiara terpantau fluktuatif, berkisar antara 3 hingga 5 kilometer," ujarnya.

‎Selain itu, dampak cuaca ekstrem juga berimbas pada penerbangan lokal di wilayah Sulteng. Pesawat Wings Air rute Palu-Tolitoli dipastikan batal mengudara, karena jarak pandang di Bandara Tolitoli terdistorsi di bawah batas aman penerbangan akibat dampak kabut asap.

‎"‎Kami mengimbau para pengguna jasa transportasi udara memaklumi situasi gangguan cuaca dan terus memperbarui informasi jadwal keberangkatan melalui perwakilan maskapai terkait," ujar Winariyanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
Advertisement
Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

Kabar Baik! Pemerintah Buka CPNS November 2026, 139 Ribu Formasi Guru Menanti

06 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.