Dua JPO di Jakarta Timur Direvitalisasi, Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas Selama Oktober 2025
📅 Selasa, 14 Okt 2025, 13:45 WIB | Oleh: Paundra Zakirulloh
Doc: Dishub DKI Jakarta
JAKARTA – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta mengumumkan adanya rekayasa lalu lintas di dua titik wilayah Jakarta Timur selama proses pemeliharaan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO). Dua lokasi yang terdampak adalah Jalan Otto Iskandardinata dan Jalan Taman Mini 1.
Langkah ini dilakukan untuk mendukung kelancaran proyek perawatan fasilitas publik yang berlangsung sepanjang Oktober 2025. Dishub mengimbau masyarakat agar menyesuaikan waktu perjalanan untuk menghindari potensi kemacetan di area pekerjaan.
Pemeliharaan JPO pertama dilakukan di Jalan Otto Iskandardinata mulai 5 hingga 10 Oktober 2025. Dishub memastikan area badan jalan di sekitar lokasi pekerjaan tidak akan digunakan agar lalu lintas tetap lancar.
Adapun jenis pekerjaan yang dilakukan di JPO Otto Iskandardinata meliputi pengecatan, pelapisan bordes tangga, perbaikan profil baja, serta pemasangan atap berbahan Aluminium Composite Panel (ACP). Pekerjaan ini bertujuan memperbaiki tampilan dan kualitas fasilitas penyeberangan bagi masyarakat.
Sementara itu, JPO di Jalan Taman Mini 1 akan menjalani pemeliharaan pada 14 hingga 31 Oktober 2025. Kegiatan mencakup pengecatan, perbaikan bordes tangga, perbaikan profil baja, pemasangan atap ACP, serta pemasangan pelat dekoratif karakter.
Sebaiknya Anda baca juga:
Pada tahap pemasangan ornamen dan pelat dekoratif, Dishub DKI menyebutkan pekerjaan akan dilakukan dalam empat segmen berbeda. Setiap segmen dikerjakan pada malam hari, mulai pukul 22.00 hingga 04.00 WIB, guna mengurangi gangguan terhadap arus lalu lintas.
PT Gratia Bangun Persada ditunjuk sebagai kontraktor pelaksana pemeliharaan kedua JPO tersebut. Pihak perusahaan akan memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan aman tanpa mengganggu pengguna jalan.
Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo menegaskan pihaknya mengutamakan keselamatan publik selama proses perawatan berlangsung.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami memastikan kegiatan ini berjalan sesuai standar keamanan dan tidak mengganggu mobilitas warga,” ujar Syafrin.
Dishub DKI juga meminta pengguna jalan untuk menghindari ruas yang terdampak selama masa pekerjaan berlangsung. Selain itu, masyarakat diimbau mematuhi rambu lalu lintas serta mengikuti arahan petugas di lapangan.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan membantu menjaga kelancaran aktivitas masyarakat selama pekerjaan dilakukan. Dishub memastikan semua tahapan dilakukan dengan pengawasan ketat agar tidak menimbulkan kemacetan parah, terutama di jam sibuk.
Dishub DKI menegaskan bahwa evaluasi akan dilakukan secara berkala untuk memastikan pekerjaan berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur teknis. Pihaknya juga berkoordinasi dengan kepolisian untuk memastikan keamanan selama pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Dengan adanya pemeliharaan ini, Dishub berharap fasilitas penyeberangan di dua titik strategis Jakarta Timur menjadi lebih aman dan nyaman bagi warga. Upaya ini juga diharapkan memperpanjang usia infrastruktur serta meningkatkan keselamatan para pejalan kaki.
Setelah proyek selesai pada akhir Oktober 2025, dua JPO tersebut diharapkan tampil lebih rapi dan fungsional. Dishub berkomitmen untuk terus menjaga kualitas sarana penyeberangan di seluruh wilayah Jakarta melalui program perawatan berkelanjutan.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!