Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Batang Susun Strategi Serap Tenaga Kerja Lokal

📅 Senin, 13 Okt 2025, 17:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pemkab Batang Susun Strategi Serap Tenaga Kerja Lokal Doc: Antara
Ket. Pemkab Batang menyelenggarakan pelatihan menjahit untuk masyarakat daerah setempat, di Batang, Senin (13/10).

Batang - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batang, Jawa Tengah, menyiapkan solusi pengadaan tenaga kerja lokal, khususnya laki-laki, terkait dengan minimnya peluang kerja bagi mereka.

Kepala Dinas Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Batang Rahmat Nurul Fadilah di Batang, Senin (13/10), mengatakan kondisi ini terjadi karena sebagian besar perusahaan di daerah kini lebih banyak membutuhkan tenaga kerja perempuan, terutama di sektor garmen dan tekstil.

"Ya, fenomena itu menimbulkan kegelisahan bagi tenaga kerja laki-laki yang belum mendapatkan pekerjaan tetap. Oleh karena itu kami sudah melakukan komunikasi dengan sejumlah perusahaan terkait hal ini," katanya.

Pihaknya tidak bisa melakukan intervensi langsung terhadap kebijakan rekrutmen perusahaan, tetapi tetap berupaya mencari jalan agar kesempatan kerja bagi laki-laki tetap terbuka dengan membuka pelatihan bidang konstruksi ringan, serta menjalin kerja sama dengan perusahaan lain.

Meski menghadapi ketimpangan gender dalam rekrutmen, kata dia, pelatihan tenaga kerja yang diselenggarakan oleh Dinas Tenaga Kerja tetap menunjukkan hasil positif.

"Sejumlah perusahaan langsung merekrut peserta setelah pelatihan kerja berakhir," katanya.

Ia menyebutkan sejumlah perusahaan yang telah merekrut tenaga kerja lokal pada Agustus 2025 seperti PT Yih Quan Footwear Indonesia sebanyak 100 orang, PT Fondfashion Seamless Garment (10 orang), PT Nantong Nuan Jian Indonesia (15 orang), dan PT Chengda International Indonesia (50 orang).

Adapun permintaan tenaga kerja yang menjadi primadona perusahaan, kata dia, adalah bidang menjahit sehingga banyak membutuhkan tenaga kerja perempuan.

"Bidang menjahit selalu menjadi primadona, karena kebutuhan tenaga kerja di sektor ini besar. Namun di balik tingginya penyerapan tenaga kerja perempuan, muncul persoalan baru yaitu minimnya peluang kerja bagi peserta laki-laki," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
IndoBuildTech Expo Detail Sidebar
Daerah
Surabaya Siapkan Sensor Pem...
Ekonomi
BNI Private Dinobatkan seba...
Advertisement
11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Event Jakarta September 2026 Wajib Masuk List, Ada Festival Dessert hingga Konser Musik

11 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.