Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

8.200 Rumah Subsidi untuk MBR di Sumut Telah Rampung Dibangun

📅 Senin, 13 Okt 2025, 01:00 WIB | Oleh: Tim Penulis
8.200 Rumah Subsidi untuk MBR di Sumut Telah Rampung Dibangun Doc: Antara
Ket. Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution (tengah) menyerahkan kunci rumah subdidi dalam Sosialisasi Kredit Program Perumahan mendampingi Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Medan, Sumut, Kamis (9/10).

Medan - Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution menyebutkan 8.200 rumah subsidi layak huni dan terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) sudah terealisasi di wilayah tersebut.

"Dari total kuota 20 ribu unit, saat ini sudah terealisasi sekitar 8.200 unit. Masih ada sekitar 11 ribu unit yang harus kita kejar," ucap dia di Medan, Ahad (12/10).

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, kata dia, telah menyetujui penambahan kuota Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) di Sumut dari 15.000 menjadi 20.000 unit tahun ini.

Ia meminta pihak terkait, seperti asosiasi pengembang perumahan, PT Bank Sumut, dan lainnya merealisasikan Program 3 Juta Rumah bagian Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto.

Data Kementerian PKP hingga Selasa (7/10) mencatat 240.265 rumah subsidi KPR program FLPP bagi MBR sudah dibangun secara nasional, di antaranya 196.400 unit sudah terdistribusi, seperti Jawa Barat 22,88 persen, Jawa Tengah 8,51 persen, Sulawesi Selatan 8,13 persen, dan Sumatera Utara peringkat delapan dengan 3,97 persen.

"Seluruh pihak harus berkolaborasi penuh. Kami ingin memastikan program ini menjadi prioritas, dan benar-benar mempermudah masyarakat memiliki rumah," katanya.

Ia meminta seluruh organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemprov Sumut segera melakukan sosialisasi program nasional perumahan subsidi ke pemerintah kabupaten/kota se-Sumut.

Selain itu, pihaknya mendorong seluruh kepala daerah di Sumatera Utara memastikan sejumlah insentif dan kemudahan perizinan harus benar-benar diterapkan.

"Saya minta nanti dinas terkait mengundang pemerintah kabupaten/kota untuk sosialisasi program Presiden. Jadi kita bisa sampaikan langsung ke bupati dan wali kota agar program ini berjalan hingga tingkat desa," kata dia.

Ketua DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Sumut M Yulius mengapresiasi kepedulian Pemprov Sumut yang secara langsung melibatkan pengembang dalam pencapaian target nasional itu.

Pihaknya mengaku dengan optimistis kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak swasta, maka target pembangunan rumah subsidi di wilayah Sumut bisa tercapai tahun ini.

"Kami siap mendukung penuh dan sinergi ini terus berlanjut untuk target berikutnya, yaitu 25 ribu unit rumah subsidi pada 2026,” ujar dia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Tembus 3 Juta Unit, Midea Perkuat Industri Elektronika Nasional
    Langkah ekspansif Midea dalam memperluas fasilitas manufaktur Residential ...
  • Industri Plastik RI Mulai Oleng! Produk China Banjir, Pabrik Mulai Kurangi Jam Kerja
    Artikel ini menyoroti akar masalah secara berimbang, di ...
  • ExxonMobil Dorong Efisiensi Operasional Tambang Melalui Teknologi Pelumasan
    Ulasan ini sangat membuka wawasan mengenai pentingnya pergeseran ...
  • Direksi OpenAI Peringatkan Industri Belum Siap Cegah Kehilangan Kendali Atas Kecerdasan Buatan
    Meskipun narasi tentang agen AI yang lepas kendali ...
  • Jamin Mutu MBG, Kemenperin Kawal Penerapan SNI Wajib Food Tray
    Langkah proaktif Kementerian Perindustrian dalam mewajibkan SNI untuk ...
Advertisement
Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

Kalah dari Persija, Pelatih Persib Enggan Salahkan Satu-Dua Pemain

12 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.