Subsidi Pemerintah Perkuat Akses LRT Jabodebek
📅 Minggu, 12 Okt 2025, 17:50 WIB | Oleh: Ilham Sudrajat
Doc: RRI/Danang Sundoro
JAKARTA - Pemerintah memberikan subsidi untuk memperluas akses transportasi publik melalui LRT Jabodebek yang terjangkau. Subsidi itu memastikan operasional layanan berjalan berkelanjutan dan menjangkau masyarakat Jabodebek secara efektif.
Sejak beroperasi pada 28 Agustus 2023 hingga 8 Oktober 2025, LRT Jabodebek melayani 47.127.623 pengguna. Angka tersebut mencerminkan peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi umum di Jabodebek yang signifikan.
Pengguna LRT Jabodebek pun menikmati perjalanannya dengan transportasi publik ini. Yanti, seorang karyawan swasta yang tinggal di Depok mengatakan, pelayanan dan ketepatan waktu menjadi pilihan utamanya, melanjutkan perjalanan ketempat kerja.
"Saya memilih melanjutkan dengan LRT Jabodebek,setelah menggunakan KRL turun di Stasiun Halim. Ketepatan waktu dan kenyamanannya menjadi alasan memilih transportasi publik ini," kata Yanti, Minggu (12/10).
Jumlah penumpang meningkat, dibandingkan Agustus-Desember 2023 sekitar 4,56 juta pengguna pada periode itu. Jumlah pengguna naik menjadi 21,05 juta sepanjang 2024 dan terus bertambah pada 2025.
Sebaiknya Anda baca juga:
Rata-rata pengguna harian pada hari kerja mencapai 37.436 orang sepanjang tahun 2023 tersebut. Angka itu meningkat menjadi 70.976 pengguna per hari kerja pada 2024, naik 89,5 persen.
Pada 2025 rata-rata pengguna per hari kerja mencapai 96.560 orang hingga awal Oktober. Kenaikan itu berarti tumbuh 36 persen dibanding 2024 dan 157,9 persen dibanding 2023.
Excecutive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, mengatakan subsidipemerintah membuat layanan LRT Jabodebek dapat dinikmati masyarakat. Salah satunya tarif terjangkau dan fasilitas nyaman, sehingga harapannya menjadi moda transportasi utama dalam mendukung mobilitas harian.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Kami ingin masyarakat semakin percaya bahwa transportasi publik bisa menjadi pilihan utama untuk mobilitas harian. Kepercayaan masyarakat inilah yang menjadi semangat kami untuk terus berbenah dan memberikan layanan terbaik,” tutur Purnomosidi.
Sejauh ini Stasiun LRT Jabodebek terhubung dengan Commuter Line, MRT, Transjakarta, Whoosh, dan moda lainnya.
Keberadaan LRT mendorong aktivitas ekonomi di sekitar stasiun dan menciptakan peluang usaha baru.
Manfaat subsidi juga dirasakan masyarakat melalui dampak sosial, ekonomi, serta lingkungan yang berkelanjutan. LRT Jabodebek juga berkomitmen menjaga kualitas layanan dan mendukung program transportasi publik yang berkelanjutan. ils/I-1
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!