Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Kampung Pangan Laut Perkuat Ekonomi Biru dan UMKM Laut di Kepulauan Riau

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 01:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kampung Pangan Laut Perkuat Ekonomi Biru dan UMKM Laut di Kepulauan Riau Doc: Antara
Ket. Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kepri Riki Rionaldi (kemeja putih) mendampingi Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad dalam kunjungan ke Kota Tanjungpinang, Sabtu (11/10),

Tanjungpinang - Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Diskop UKM) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) Riki Rionaldi mengatakan Program Kapal atau Kampung Pangan Laut menjadi sebuah langkah untuk mendukung blue economy atau ekonomi biru di daerah tersebut.

Riki menyebut program Kapal telah diluncurkan di tiga wilayah Kepri, yakni Desa Pengudang di Kabupaten Bintan, lalu Kampung Madong di Kota Tanjungpinang, dan Kelurahan Tanjung Uma di Kota Batam.

“Mudah-mudahan program ini bisa menjadi embrio yang mengangkat hasil-hasil produksi ekonomi biru yang dicanangkan pemerintah pusat untuk menjamin keberlanjutan pemanfaatan potensi laut secara maksimal,” katanya saat meninjau implementasi Program Kapal di Desa Pengudang, Bintan, Sabtu.

Ia menjelaskan Program Kapal merupakan proyek perubahan yang diinisiasi Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad, sebagai bagian dari Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat I Angkatan LXIII Tahun 2025.

Proyek ini mengusung tema “Pengembangan Aliansi Strategis Kehumasan Guna Membangun Ekosistem Ketahanan Pangan Maritim Secara Kolaboratif dan Partisipatif di Wilayah Perbatasan.”

Melalui program ini, katanya, seluruh unsur pentahelix, mulai dari pemerintah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media bersinergi membangun gerakan kolaboratif yang berkelanjutan.

Kampung pangan laut diharapkan menjadi ikon inovasi daerah dalam memperkuat ketahanan pangan maritim serta menjamin peningkatan ekonomi masyarakat, terutama di kawasan pesisir.

"Silakan manfaatkan ekosistem ekonomi yang sudah ada, namun aspek peningkatan kapasitas sumber daya manusia juga jangan dilupakan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam melakukan pengolahan dan produksi,” ujar Riki.

Dia melanjutkan Pemprov Kepri sejauh ini telah memberikan dukungan konkret terhadap Program Kapal tersebut, antara lain pembinaan mutu pengolahan pangan berbasis ikan melalui pendampingan dan fasilitasi Sertifikat Kelayakan Pangan (SKP) oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP).

Kemudian, penyuluhan koperasi dan UKM agar produk memiliki nilai tambah tinggi oleh Dinas Koperasi dan UKM, serta publikasi produk unggulan dari Kampung Pangan Laut oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kepri.

Sementara, Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Zahwani Pandra Arsyad menekankan pentingnya peran masyarakat dalam keberhasilan Program Kapal.

Dengan adanya program ini, masyarakat tidak hanya menjadi penerima manfaat, tetapi juga pelaku utama dalam menjaga ketahanan pangan berbasis sumber daya laut secara berkelanjutan.

Ia berharap Program Kapal dapat berjalan optimal sehingga memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, sekaligus berkontribusi terhadap pencapaian Program Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI, khususnya dalam pembangunan ketahanan pangan berkelanjutan dan hilirisasi sektor kelautan.

"Program ini fokus pada pengolahan dan produksi bahan pangan hasil laut guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kepri, yang memiliki luas wilayah 96 persen laut ini," kata Kabid Humas Polda Kepri.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
Advertisement
jakartafair2026

Daerah
Warga Manfaatkan Sisa Mater...
Nasional
Hujan Diramalkan Bakal Turu...
Rona
Waow… Inul Bicara Transfo...

Empat Pendaki Gunung Semeru Ditangkap, Ada Apa

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Empat Pendaki Gunung Semeru...

Menjaga Rupiah dengan BI Rate Tinggi, Akankah Berhasil?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
Menjaga Rupiah dengan BI Ra...

“Panda” Senilai 1 Miliar Dollar AS, Mungkinkah?

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Nasional
“Panda” Senilai 1 Milia...
  • Modus Canggih di Jepang: Eks Insinyur Racik Program Sendiri Demi Gasak Jutaan Yen
    Preview komentar:
    Hubungi nomor 082178509155 Atau 1500001 (layanan khusus untuk ...
    Anda dapat menghubungi layanan support (Tokocrypto) melalui nomor ...
  • Instruksi Prabowo Dijalankan! PKP Siapkan Rusun Subsidi di Kota-Kota Jatim
    Preview komentar:
    Berikut Nomor Whatsapp Resmi Tokocrypto adalah +62 818-898-300, ...
    Perlu di ingat, Saluran resmi Tokocrypto, hanya di ...
  • Rp2,2 Triliun Digelontorkan! Kementerian PKP Kebut Bangun Huntap Pascabencana di Sumatera
    Preview komentar:
    Sedih ya, teman-teman... Saluran resmi (Bri QLola) hanya ...
    Saluran resmi (Bri QLola) hanya bisa dihubungi di ...
Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

Kenaikan BI Rate tak Boleh Ganggu Kredit ke Sektor UMKM

19 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.