Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Bantul Bina Ribuan Pendidik untuk Perkuat Peran Cegah Perundungan di Sekolah

📅 Minggu, 12 Okt 2025, 15:22 WIB | Oleh:
Bantul Bina Ribuan Pendidik untuk Perkuat Peran Cegah Perundungan di Sekolah Doc: antara foto
Ket. Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto usai pembinaan tersebut di Bantul, Minggu (12/10).

BANTUL - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan pembinaan kepada ribuan pendidik dan tenaga kependidikan sekolah dasar dan menengah pertama di daerah itu guna memperkuat perannya dalam mencegah perundungan di lingkungan sekolah.

“Ini menjadi sarana penting untuk memperkuat peran para pendidik dalam mencegah terjadinya kekerasan dan perundungan di lingkungan sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Bantul Nugroho Eko Setyanto usai pembinaan tersebut di Bantul, Minggu (12/10).

Menurut dia, kekerasan dan perundungan merupakan fenomena nasional yang perlu mendapat perhatian serius dari seluruh pihak, termasuk para guru dan tenaga kependidikan.

"Kita tentu tidak ingin anak-anak, pelajar kita mengalami kekerasan dan perundungan di sekolah. Kita ingin mereka belajar dengan tenang, nyaman, dan menyenangkan," katanya.

Dalam pembinaan yang diikuti ribuan pendidik dan tenaga kependidikan dari SD dan SMP di Bantul itu, juga dilakukan sosialisasi Senam Anak Indonesia Hebat yang menjadi program Kementerian Kependidikan Dasar dan Menengah untuk mendukung tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.

Sementara itu, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengapresiasi atas dedikasi para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah berperan besar dalam kemajuan dunia pendidikan, mencerdaskan anak-anak di Bantul.

Bupati mengatakan berbagai aktivitas pendidikan yang berkembang pesat saat ini turut mendukung terwujudnya Bantul sebagai Kabupaten Layak Anak, yang pada tahun 2025 menerima penghargaan kategori utama.

"Kita tidak ingin ada kekerasan dan perundungan yang terjadi kepada anak-anak kita. Ini merupakan peran dan tanggung jawab kita bersama, terutama para tenaga pendidik," katanya.

Lebih lanjut, Bupati mengajak seluruh pendidik untuk menginternalisasikan nilai-nilai Satriya kepada peserta didik agar mereka tumbuh menjadi generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga cerdas secara emosional, sosial, dan spiritual.

Pihaknya berharap melalui kegiatan pembinaan, para pendidik semakin memiliki kesadaran, kemampuan, dan komitmen dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, ramah anak, dan bebas dari segala bentuk kekerasan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Ekonomi
Berpotensi Melemah Lanjutan...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

Murid Korban Kebakaran di Kemayoran Dapat 100 Paket School Kit dan Trauma Healing dari Kemendikdasmen

03 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.