Skuad Garuda Siap Tempur Hadapi Irak: Misi Hidup-Mati Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
📅 Sabtu, 11 Okt 2025, 08:00 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: Istimewa
Skuad Garuda Siap Tempur Hadapi Irak: Misi Hidup-Mati Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026
JEDDAH, ARAB SAUDI - Timnas Indonesia bertekad bangkit saat menghadapi Irak dalam laga kedua putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia di Stadion King Abdullah Sports City, Minggu (12/10) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi krusial bagi Skuad Garuda asuhan Patrick Kluivert untuk menjaga asa melangkah ke babak berikutnya setelah kekalahan tipis dari Arab Saudi.
Setelah takluk 2-3 dari Arab Saudi pada laga pembuka, Indonesia kini menghadapi ujian berat menghadapi Irak, tim yang tengah dalam performa menanjak di bawah kendali pelatih asal Australia, Graham Arnold. Kedua tim berada di Grup B bersama Arab Saudi, dengan hanya juara grup yang akan langsung melangkah ke putaran final Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Bagi Irak, laga ini menjadi langkah awal untuk mengakhiri penantian panjang menuju Piala Dunia sejak terakhir kali tampil pada edisi 1986. “Kami ingin membawa Irak kembali ke pentas dunia. Tim ini memiliki potensi besar, dan kemenangan di laga pertama akan menjadi fondasi penting bagi perjalanan kami,” ujar Arnold.
Tim berjuluk Lions of Mesopotamia itu datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah menjuarai King’s Cup di Thailand bulan lalu. Dalam kualifikasi putaran sebelumnya, mereka finis di posisi ketiga dengan koleksi 15 poin, hanya terpaut satu poin dari Yordania dan tujuh poin di belakang Korea Selatan.
Sebaiknya Anda baca juga:
Arnold membawa 28 pemain terbaik, termasuk Ali Jasim, Amir Al-Ammari, Ibrahim Bayesh, dan Youssef Amyn. Sementara Mohammed Jawad dipanggil menggantikan Ali Al-Hamadi yang gagal lolos tes kebugaran. Nama-nama seperti Zidane Iqbal, Osama Rashid, dan Kevin Yakob juga berpeluang tampil sebagai starter.
Sementara itu, Indonesia datang dengan tekad memperbaiki penampilan setelah kekalahan dari Arab Saudi. Dua gol penalti Kevin Diks belum cukup menyelamatkan tim Garuda dari kekalahan setelah Feras Albrikan mencetak dua gol untuk tim lawan.
Pelatih Patrick Kluivert menilai laga melawan Irak sebagai momentum penting untuk membangkitkan semangat tim. “Kami tahu Irak lawan yang tangguh, tapi kami datang untuk bertarung. Pemain saya punya karakter dan semangat, dan kami akan berjuang sampai akhir untuk membawa pulang poin,” tegas Kluivert.
Sebaiknya Anda baca juga:
Meski sejarah tak berpihak pada Indonesia, yang gagal menang dalam delapan pertemuan terakhir melawan Irak, Kluivert percaya kejutan masih mungkin terjadi. Satu-satunya kemenangan Indonesia atas Irak tercatat pada ajang Olimpiade 1968.
Dalam perjalanan kualifikasi, Indonesia mengumpulkan 12 poin di putaran ketiga dengan tiga kemenangan, tiga hasil imbang, dan empat kekalahan, menempati posisi keempat di bawah Australia. Dalam lima laga terakhir di semua ajang, Garuda hanya mampu meraih dua kemenangan, menunjukkan potensi namun masih kurang konsisten.
Kabar baiknya, Ole Romeny siap tampil sejak awal setelah pulih dari cedera dan sempat bermain 26 menit melawan Arab Saudi. Di sisi lain, Maarten Paes diragukan tampil karena cedera hamstring.
Meski di atas kertas Irak lebih diunggulkan, Indonesia masih memiliki peluang untuk membuat kejutan. Kemenangan atas tim Asia Barat itu akan menjaga asa skuad Garuda untuk bersaing hingga akhir dan membuka kemungkinan tiga tim bersaing ketat di Grup B.
“Tak ada yang mustahil dalam sepak bola. Kami menghormati Irak, tapi kami datang untuk menulis sejarah baru,” tandas Kluivert.
Perkiraan Susunan Pemain:
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!