Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Sektor Pertanian di Persimpangan Jalan, Saatnya Generasi Muda Tunjukan Ide Kreatif!

4 Sabtu, 11 Okt 2025, 18:02 WIB | Oleh: Tim Redaksi
Sektor Pertanian di Persimpangan Jalan, Saatnya Generasi Muda Tunjukan Ide Kreatif! Sektor Pertanian di Persimpangan Jalan, Saatnya Generasi Muda Tunjukan Ide Kreatif! Doc: istimewa
Ket. Inovasi generasi muda kunci utama untuk mendorong revolusi di sektor pangan dan pertanian di tengah ancaman perubahan iklim

DENPASAR-Sektor pertanian saat ini berada di persimpangan jalan, dihadapkan pada tantangan besar seperti perubahan iklim dan kebutuhan mendesak untuk menciptakan ketahanan pangan yang tidak hanya memadai, tetapi juga berkelanjutan untuk masa depan. Dalam situasi ini, ide-ide brilian dan inovasi kreatif dari generasi muda dinilai sebagai kunci utama untuk mendorong revolusi di sektor pangan dan pertanian.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Dr. I Nengah Muliarta, Ketua Dosen Penggerak Prestasi Mahasiswa (DPPM) Fakultas Pertanian, Sains dan Teknologi (FPST) Universitas Warmadewa (Unwar), saat membuka acara Agriculture Sciences Festival dengan tema “Agri-Revolution: Empowering the Future of Food and Farming,”di Denpasar, Sabtu (11/10).

Muliarta menegaskan bahwa permasalahan perubahan iklim telah menjadi tantangan nyata yang menuntut pemikiran bersama dari semua pihak di sektor pertanian. "Kita perlu menciptakan ketahanan pangan yang tidak hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan saat ini, tetapi juga berkelanjutan untuk generasi mendatang. "Di sinilah peran penting inovasi dari para mahasiswa. Generasi muda memiliki kreativitas, semangat kewirausahaan, dan keterbukaan terhadap teknologi, yang merupakan modal vital untuk mengatasi masalah ini," ujar Muliarta

Mengutip data dari berbagai riset, perubahan iklim di Indonesia telah menyebabkan anomali cuaca yang berujung pada penurunan luas panen, peningkatan serangan hama dan penyakit, serta kerentanan petani. Kondisi ini membuat penerapan teknologi dan praktik pertanian modern menjadi suatu keharusan.

Agriculture Sciences Festival, yang diisi dengan kompetisi poster, menjadi ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan ide dan solusi yang dapat menjawab tantangan pertanian. Muliarta menyatakan optimismenya terhadap potensi ide yang lahir dari kegiatan tersebut.

"Festival ini adalah ajang bagi mahasiswa untuk menunjukkan ide-ide brilian dan inovasi yang dapat menjawab tantangan di bidang pertanian. Melalui lomba poster ini, kita akan melihat berbagai solusi kreatif yang diusulkan oleh generasi muda—solusi yang tidak hanya relevan, tetapi juga dapat menginspirasi kita semua untuk memberdayakan sektor pertanian," paparnya.

Ia berharap, ide-ide segar seperti pemanfaatan teknologi pertanian presisi (seperti drone dan sensor IoT), pengembangan varietas unggul yang adaptif terhadap kondisi ekstrem (kekeringan atau salinitas), hingga konsep agribisnis kreatif dan praktik pertanian ramah lingkungan (agroforestri atau pertanian organik) dapat muncul dan dikembangkan lebih lanjut.

Lebih lanjut, Dr. Muliarta menekankan bahwa inovasi tidak boleh berhenti hanya di tahap ide. Kolaborasi adalah kunci untuk mewujudkan ide tersebut menjadi aksi nyata di lapangan.

"Saya berharap festival ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga jembatan untuk membangun jaringan, menemukan inovasi baru, dan membangun kolaborasi," ungkapnya

Inisiatif seperti ini dari lingkungan akademisi menegaskan kesadaran akan urgensi regenerasi dan modernisasi pertanian. Kebutuhan akan generasi muda yang kreatif dan adaptif dalam mengadopsi teknologi digital dan mempromosikan praktik berkelanjutan kini menjadi salah satu pilar utama dalam strategi jangka panjang Indonesia untuk mencapai kedaulatan dan ketahanan pangan nasional di tengah ketidakpastian iklim global.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
Megapolitan
Cari Solusi Problem Kota-ko...

Cadangan Gas Eropa Terendah Sejak 2013

54 menit yang lalu | Lukman

Luar Negeri
Cadangan Gas Eropa Terendah...
Nasional
Daya Beli Melemah, Penguata...
Megapolitan
Anggaran Perumahan Jakarta ...

Peluang Kerja Membludak Sampai 83.300 Lowongan

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Peluang Kerja Membludak Sam...
Advertisement
Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri   

Terkonfirmasi, Jenderal LSP Ditahan di Rutan Mabes Polri  

03 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.