Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Bapanas Percepat Distribusi Jagung SPHP untuk Lindungi Peternak Rakyat

📅 Senin, 12 Okt 2026, 14:40 WIB | Oleh:
Bapanas Percepat Distribusi Jagung SPHP untuk Lindungi Peternak Rakyat Doc: Bapanas

JAKARTA - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) sekaligus Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, berkomitmen melindungi peternak ayam petelur rakyat. Salah satu langkahnya ialah mempercepat penyaluran jagung program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) untuk menekan biaya pakan.

“Saya tidak akan membiarkan peternak berjalan sendiri. Kami akan membela semaksimal mungkin dan saya pertaruhkan segalanya,” kata Amran dalam pertemuan bersama peternak rakyat di Jakarta, Jumat (9/10) lalu.

Amran mengatakan, peternak berperan penting menjaga ketersediaan pangan nasional. Karena itu, pemerintah berupaya memastikan pasokan jagung pakan terjangkau sekaligus memperkuat penyerapan telur produksi dalam negeri.

“Rapat hari ini menghasilkan beberapa kebijakan yang insyaallah menjadi solusi permanen. Kita harus membangun ekosistem yang sehat dari hulu sampai hilir,” ujar Amran.

Pemerintah menargetkan penyaluran SPHP jagung mencapai 250.000 ton pada periode September hingga Desember 2026. Perum Bulog juga diminta memperkuat pengadaan dan pengelolaan stok untuk menjaga kesinambungan pasokan bagi peternak.

Hingga 9 Oktober 2026, jagung SPHP yang telah disalurkan kepada peternak mencapai 189.336 ton atau 78,50 persen dari pagu 241.199 ton. Penyaluran tersebut menjangkau 7.553 peternak melalui 151 koperasi dan asosiasi di berbagai provinsi.

Sementara itu, pengadaan jagung oleh Perum Bulog mencapai 237.329 ton. Pasokan terbesar berasal dari Nusa Tenggara Barat sebanyak 65.539 ton, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat 64.751 ton, serta Jawa Timur 53.062 ton.

Ketua Presidium Pinsar Petelur Nasional, Yudianto Yosgiarso, mengapresiasi percepatan penyerapan dan distribusi jagung untuk kebutuhan pakan ternak. Menurut dia, langkah tersebut memberi harapan bagi peternak dalam memperoleh bahan baku pakan secara lebih mudah.

“Kami merasa puas dengan pertemuan hari ini. Kami berterima kasih kepada Bapak Amran karena ada sejumlah solusi yang memberikan harapan bagi peternak,” ujar Yudi.

Yudi berharap percepatan distribusi jagung dapat menjangkau sentra peternakan di berbagai daerah. Kelancaran pasokan dinilai penting untuk menjaga biaya produksi dan keberlanjutan usaha peternakan ayam petelur. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Megapolitan
Jakarta Kini Jadi Pusat Kol...

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

19 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Nasional
Pertamina Pertahankan Harga...
Advertisement
Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

Pertamina Pertahankan Harga BBM untuk Oktober

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.