Tuchel Kecewa Dukungan Minim Suporter Inggris Meski Tim Menang 3-0 atas Wales
📅 Jumat, 10 Okt 2025, 09:20 WIB | Oleh: Benny Mudesta Putra
Doc: AFP
LONDON, INGGRIS — Thomas Tuchel melontarkan kritik tajam kepada para suporter Inggris yang dinilainya “terlalu diam” saat tim asuhannya menang 3-0 atas Wales dalam laga persahabatan di Stadion Wembley, Jumat (10/10) dini hari WIB.
Tiga gol cepat dari Morgan Rogers, Ollie Watkins, dan Bukayo Saka dalam 20 menit pertama memperlihatkan performa menawan Inggris di babak pertama. Hasil ini melanjutkan tren positif setelah kemenangan telak 5-0 atas Serbia pada Kualifikasi Piala Dunia bulan September lalu.
Namun, alih-alih memuji suasana di stadion, Tuchel justru kecewa dengan reaksi dingin para pendukung “Three Lions”.
“Kami tampil sangat baik, babak pertama luar biasa. Kami unggul 3-0 dengan cepat dan seharusnya bisa empat atau lima. Tapi setelah itu kami tak bisa menambah gol, dan stadion langsung hening,” ujar Tuchel kepada ITV.
“Hening! Kami sama sekali tidak mendapat energi dari para fans, padahal para pemain sudah memberikan segalanya untuk membuat mereka lebih bersemangat. Sulit menjaga intensitas di babak kedua, tapi kami tetap tampil bagus dan pantas menang. Ini langkah ke arah yang tepat.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Kekecewaan pelatih asal Jerman itu semakin bertambah karena suporter Wales yang berjumlah sekitar 7.000 orang justru terus bernyanyi tanpa henti, meski tim mereka dibantai di lapangan.
Tuchel juga disebut masih membawa rasa kesal setelah sebelumnya sempat diejek suporter Inggris di City Ground, Nottingham, usai kekalahan mengejutkan dari Senegal dalam laga uji coba bulan Juni lalu.
Ketika ditanya apakah ia mengharapkan dukungan yang lebih besar di Wembley, Tuchel menjawab tegas: “Ya, apa lagi yang bisa kami berikan dalam 20 menit pertama? Tiga gol, tekanan tinggi, tidak memberi Wales kesempatan keluar dari daerah mereka. Tapi selama setengah jam, yang terdengar hanya fans Wales. Itu agak menyedihkan, karena saya pikir tim layak mendapat dukungan besar hari ini.”
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebagian fans Inggris bahkan sempat melontarkan kertas pesawat ke lapangan, tradisi di Wembley ketika laga dianggap membosankan, dan banyak yang meninggalkan stadion sebelum peluit akhir dibunyikan.
Dalam konferensi pers usai laga, Tuchel menegaskan kembali pernyataannya. “Ini momen yang tepat untuk menjelaskan. Saya pernah bilang dukungan fans di Serbia luar biasa, dan saya sungguh bermaksud begitu. Saya mencintai sepak bola Inggris dan fans-nya. Tapi malam ini, atmosfer di stadion tidak sebanding dengan performa tim di lapangan,” ujarnya.
Meski begitu, Tuchel yakin dukungan suporter akan kembali bergemuruh saat Inggris bertandang ke Latvia pada laga kualifikasi Piala Dunia berikutnya, Selasa mendatang.
“Kami akan tampil penuh semangat lagi. Tak ada masalah. Saya yakin kami akan menulari energi itu kepada semua orang. Tapi malam ini, saya memang sedikit kecewa,” kata Tuchel.
Inggris kini berada di ambang kelolosan ke Piala Dunia dan bisa memastikan tiket jika menang atas Latvia, tergantung hasil di laga lain Grup K.
Sejak menggantikan Gareth Southgate, mantan pelatih Bayern Munich dan Chelsea itu telah mencatat enam kemenangan dari tujuh pertandingan. Ia juga memuji penampilan tim yang tetap solid meski tanpa sejumlah bintang seperti Harry Kane, Jude Bellingham, Jack Grealish, dan Phil Foden.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!