Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkot Pekalongan Terus Gencarkan Edukasi Pengelolaan Sampah Mandiri

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 16:40 WIB | Oleh:
Pemkot Pekalongan Terus Gencarkan Edukasi Pengelolaan Sampah Mandiri Doc: antara foto
Ket. Pengelolaan sampah di Pekalongan, Jateng.

PEKALONGAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Pekalongan, Jawa Tengah (Jateng), terus menggencarkan edukasi pengelolaan sampah berbasis masyarakat di tengah kondisi darurat sampah yang masih terjadi di daerah tersebut.

Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Kota Pekalongan Adi Setiawan mengatakan bahwa pihaknya terus menggiatkan sosialisasi dalam upaya memperkuat kesadaran masyarakat untuk ikut bertanggung jawab dalam pengelolaan sampah.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kami terus mendorong partisipasi warga agar pengelolaan sampah bisa berjalan efektif di tingkat kelurahan dan RT/RW," katanya di Pekalongan, Jumat (10/10).

Ia menegaskan pentingnya kemandirian warga dalam mengelola sampah rumah tangga agar tercipta lingkungan yang sehat.

Pemkot, kata dia, akan terus mendorong adanya pembentukan bank sampah di lingkungan warga agar bisa memperoleh bantuan sarana seperti rumah botol dan karung besar.

"Kita menghadapi kondisi darurat karena TPA Degayu sudah kelebihan beban. Oleh karena itu, warga harus mulai memilah sampah organik dan anorganik serta memanfaatkan bank sampah agar volume sampah yang dibuang ke TPA bisa berkurang," katanya.

Anggota DPRD Kota Pekalongan Nur Hadi mengatakan berdasarkan SK Menteri Lingkungan Hidup Nomor 742 Tahun 2025, Tempat Pembuangan Akhir Degayu akan ditutup pada 30 November 2025 sebagai tindak lanjut sanksi administratif atas sistem open dumping.

"Kota Pekalongan kini berstatus darurat sampah. Oleh karena itu, kami harus menyiapkan sistem pengelolaan darurat berbasis rumah tangga dengan gotong royong masyarakat," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

1.5 jam yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Advertisement
Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

Antrean Menyusut Jadi 0,5 Kilometer, Layanan Ketapang–Gilimanuk Makin Terkendali

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.