Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

PBB: Perjanjian tentang Polusi Plastik Belum Berakhir

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 11:01 WIB | Oleh: Tim Penulis

"Ini benar-benar bisa dilakukan. Kita hanya perlu terus berusaha," ujarnya.

Garis merah 

UNEP telah menggembalakan proses perundingan yang dimulai pada tahun 2022.

"Suasana hatinya adalah: 'kami masih dalam negosiasi. Kami tidak akan meninggalkannya. Kami memiliki batasan-batasan kami sendiri, tetapi kami memiliki pemahaman yang lebih baik tentang batasan-batasan yang dimiliki negara lain. Dan kami masih menginginkan ini'," kata Andersen  merangkum posisi negara-negara saat ini.

Andersen mengatakan Norwegia dan Kenya mengadakan pertemuan yang dihadiri banyak orang di Majelis Umum PBB di New York bulan lalu.

Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) iklim COP30 di Brasil pada bulan November nanti akan memberikan kesempatan lain untuk menyampaikan masukan, menjelang Sidang Majelis Lingkungan Hidup PBB di Nairobi pada bulan Desember.

Luis Vayas Valdivieso, duta besar Ekuador untuk Inggris yang memimpin tiga dari enam putaran negosiasi terakhir, telah mengundurkan diri, sehingga proses tersebut tidak memiliki arah.

Tuduhan Serius 

Naskah perjanjian Jenewa rancangan Vayas langsung dikritik habis-habisan oleh berbagai negara dengan cara yang brutal, dan meskipun upaya revisi tersebut mendapat dukungan, waktu terus berjalan.

Surat kabar Inggris The Guardian melaporkan staf tim UNEP Andersen mengadakan pertemuan rahasia pada malam terakhir di Jenewa, yang bertujuan membujuk anggota kelompok masyarakat sipil untuk menekan Vayas agar mengundurkan diri.

"Ini adalah tuduhan yang sangat, sangat serius," kata Andersen.

"Saya tidak tahu dan jelas tidak meminta siapa pun untuk melakukan hal semacam ini."

Ia mengatakan tuduhan tersebut telah dirujuk ke Kantor Layanan Pengawasan Internal PBB.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
Masih Ditelusuri Jumlah Pas...
Nasional
Sistem Pilkada Perlu Direfo...
Daerah
Tingkatkan Kinerja, Pemkot ...

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

Gawat Terus Bertambah! Jumlah Migran Tewas Saat Masuki Ceuta dari Maroko Capai 90 Orang

02 Aug 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.