Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan

Menpar Dorong Tiga Area Kunci untuk Tingkatkan Wisata Ramah Muslim

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 17:20 WIB | Oleh:
Menpar Dorong Tiga Area Kunci untuk Tingkatkan Wisata Ramah Muslim Doc: antara foto
Ket. Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana dalam "The 7th International Halal in Tourism Summit 2025" di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/10).

JAKARTA - Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana mendorong tiga area kunci yang harus ditingkatkan dalam meningkatkan kekuatan wisata ramah Muslim di Indonesia.

"Kita harus terus mengenali, mengemas, dan mempromosikan kekayaan ini sebagai pengalaman ramah Muslim yang unik, yang menunjukkan identitas dan daya tarik kita bagi wisatawan mancanegara," kata Widiyanti sebagaimana dikonfirmasi di Jakarta, Jumat (10/10).

Dalam "The 7th International Halal in Tourism Summit 2025" di JIEXPO Kemayoran, Jakarta, Kamis (9/10), Widiyanti mengatakan pemerintah Indonesia sedang berupaya menjadikan Indonesia sebagai destinasi pariwisata yang ramah Muslim. Indonesia sendiri dikenal sebagai negara dengan populasi Muslim terbesar di dunia.

Diketahui lebih dari 230 juta Muslim tinggal di Indonesia dan diyakini akan jadi kekuatan utama dalam penerapan wisata ramah Muslim.

Oleh karenanya tiga area yakni atraksi, aksesibilitas, dan amenitas harus ditingkatkan agar Indonesia dapat lebih optimal dalam memenuhi kebutuhan wisatawannya.

Dari segi atraksi, Indonesia diberkahi dengan kekayaan warisan budaya Islam yang sangat kaya dan terjalin erat dengan identitas tradisi bangsa.

Atraksi-atraksi tersebut tentunya harus mudah dijangkau wisatawan, sehingga aksesibilitas jadi faktor penting yang juga harus terus ditingkatkan, meskipun terdapat banyak aspek dalam aksesibilitas, di antaranya yang terpenting adalah peningkatan konektivitas udara, peningkatan kemudahan visa, dan mendorong lingkungan yang inklusif.

Terkait amenitas, melalui penerapan standar dan sertifikasi layanan ramah Muslim Kementerian Pariwisata berupaya memastikan wisatawan merasa terjamin dalam pemenuhan standar layanan ramah Muslim kemanapun mereka pergi.

Widiyanti menyampaikan pemerintah akan memanfaatkan sepenuhnya 36 bandara internasional Indonesia untuk menghubungkan lebih banyak pengunjung langsung ke destinasi wisata di seluruh nusantara.

Indonesia saat ini menawarkan akses gratis ke beberapa negara dan visa on arrival untuk lebih dari 100 negara, sehingga perjalanan menjadi lebih mudah dan nyaman bagi pengunjung internasional.

Kemudian, Indonesia juga sudah memiliki lebih dari 309 ribu masjid dan 376 ribu musala yang tersedia di bandara, pusat perbelanjaan, dan kawasan wisata di seluruh nusantara.

Pemerintah turut memperluas cakupan produk bersertifikat halal dari proyek percontohan dengan menjangkau 20 desa wisata, 15 ribu desa di 15 provinsi, sehingga produk bersertifikat halal lebih mudah diakses di seluruh negeri.

Kementerian Pariwisata juga sedang mengembangkan situs khusus untuk wisatawan Muslim yang menyediakan kemudahan akses ke pengalaman wisata ramah Muslim di seluruh Indonesia.

Di sisi lain, Kementerian Pariwisata berkolaborasi dengan Bank Indonesia, Enhaii Halal Tourism Center (EHTC), dan Crescent Rating meluncurkan Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) Tahun 2025. IMTI memberikan indikator yang dapat ditindaklanjuti untuk menilai kekuatan Indonesia, mengidentifikasi area-area (layanan wisatawan) yang perlu ditingkatkan, dan memperkuat industri pariwisata Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google

Daerah
SPMB 2026 Bengkulu Tanpa Ti...
Megapolitan
Pemutihan Pajak Kendaraan B...
Megapolitan
30 Rumah di Tanah Tinggi Ja...
Megapolitan
Dua WNA Ditemukan Meninggal...
  • Hunian Tamiang 4 Ditarget Rampung Juni 2026, Menteri PU Pastikan Tepat Waktu
    Preview komentar:
    Di bukit tempurung,kota kualasimpang,Dana perabot,ekonomi dan jadub aja ...
  • 39,7 Ton Sampah Diangkat dari Kali Sabi Tangerang
    Preview komentar:
    Bukan hanya di C2, C3 juga banyak yg ...
  • Jangan Asal Upload KTP dan NIK! Diskominfo Tangerang Peringatkan Risiko Penyalahgunaan Data.
    Preview komentar:
    Jika Pak RT meminta photovopy KK, guna pendataan, ...
Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

Rupiah Tembus Rp18.000 per Dollar Pagi Ini, Dibayangi Tekanan Global dan Domestik

04 Jun 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
Advertisement
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.