Gubernur Kalsel Minta SPPG Memperhatikan Kebersihan agar Penerima Tak Keracunan. Berarti Selama Ini Tidak Bersih?
📅 Jumat, 10 Okt 2025, 15:20 WIB | Oleh: Aloysius WidiyatmakaDi tempat yang sama, Wakil Menteri Haji dan Umrah yang juga Ketua Majelis Pertimbangan Matahari Pagi Indonesia Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan program makan bahagia gratis dijalankan dengan semangat gotong royong.
Hal itu juga sebagai wujud kelanjutan dari inisiatif Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat solidaritas nasional dan memenuhi kebutuhan gizi anak-anak di seluruh Indonesia.
Dia mengatakan Matahari Pagi Indonesia bersama Kemenko Perekonomian dan swasta serta berbagai mitra masyarakat menginisiasi program makan bahagia gratis di sejumlah daerah sebagai bagian dari gerakan gotong royong mendukung program nasional makan bergizi gratis.
Menurutnya, inisiatif itu penting karena pemerintah memiliki keterbatasan fiskal, sehingga kolaborasi dengan masyarakat, pengusaha, dan organisasi sosial dapat memperluas jangkauan program pemenuhan gizi anak-anak di berbagai wilayah Indonesia.
Sebaiknya Anda baca juga:
"Prinsipnya adalah mudah-mudahan program makan bergizi gratis itu bisa menumbuhkan semangat solidaritas nasional. Dan itu bisa diinisiasi oleh kelompok masyarakat manapun termasuk para pengusaha-pengusaha," ujarnya.
Presiden Prabowo, katanya, menargetkan 80 juta anak dapat terlayani melalui program makan bergizi gratis, sehingga partisipasi swasta dan masyarakat menjadi faktor kunci dalam mempercepat penyebaran manfaat program di seluruh Indonesia.
"Prinsipnya yang jelas kita ingin terus banyak pihak yang membantu dan ikut memperbesar gerakan makan bergizi gratis dengan sumber daya yang dimiliki masing-masing," tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Ia juga mendorong perusahaan besar dan kelompok masyarakat untuk memanfaatkan dana tanggung jawab sosial serta membangun dapur higienis guna mendukung gerakan makan bergizi gratis sebagai simbol nyata solidaritas nasional.
"Ini yang kita cover di sini (SDN Tambora 1) satu tahun. Nanti, kalau kemudian MBG dari pemerintah ingin masuk, langsung ini ditarik, digeser ke tempat lain yang belum di cover oleh pemerintah. Pokoknya prinsipnya solidaritas nasional," katanya.
Sementara itu, pengusaha Jusuf Hamka, atau yang dikenal dengan Babah Alun yang juga Anggota Majelis Pembina Matahari Pagi Indonesia mengatakan upaya itu merupakan bentuk dukungan program unggulan pemerintah, yaitu MBG dengan menggandeng berbagai macam donatur dan UMKM di sekitar sekolah.
Dia menuturkan program Makan Bahagia Gratis telah dilaksanakan di Bandung Barat, Jakarta Pusat, dan Jakarta Barat sebagai langkah awal untuk memberi percontohan sebelum diperluas ke lima wilayah lain di Indonesia.
"Kami dengan Matahari Pagi Indonesia bersama-sama dengan donatur-donatur melaksanakan hankamrata, pertahanan keamanan rakyat semesta," katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!