Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Terus Perkuat Budaya Antikorupsi

📅 Jumat, 12 Des 2025, 03:58 WIB | Oleh:
Pemprov Terus Perkuat  Budaya Antikorupsi Doc: RRI/Penta Maydita
Ket. Rano Karno

JAKARTA – Wakil Gubernur Jakarta, Rano Karno, menyatakan, Pemprov terus berkomitmen memperkuat budaya antikorupsi. Wagub menyatakan ini saat menerima penghargaan dari KPK.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta meraih peringkat pertama Pemerintah Daerah Terbaik dalam Pencegahan Korupsi. Ini dilakukan melalui Tata Kelola Pemerintahan Daerah. Penghargaan tersebut merupakan bukti nyata kerja tim, kolaborasi lintas Satuan Kerja Perangkat Daerah, serta komitmen kuat pimpinan daerah dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas.

Piagam penghargaan diserahkan Pimpinan KPK, Johanis Tanak, kepada Rano Karno. Penghargaan dalam rangka peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2025 di Bangsal Utama Kepatihan, Kompleks Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa (9/12).

“Penghargaan ini merupakan buah dari komitmen kolektif seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat budaya antikorupsi di lingkungan Pemprov Jakarta,” tandas Rano. Dia bersyukur, Jakarta mendapat penghargaan sebagai provinsi terbaik dalam pencegahan korupsi.

“Ini tugas berat untuk mempertahankannya, tapi saya optimistis karena Jakarta harus bebas korupsi,” ujarnya di Balai Kota Jakarta, Kamis (11/12). Wagub menambahkan, kepemimpinan Gubernur Jakarta, Pramono Anung, yang konsisten menegaskan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Role Model

Sistem ini telah menjadi role model seluruh jajaran. “Komitmen Gubernur menjadi teladan mewujudkan pemerintahan yang bersih. Semua SKPD bekerja bersama dan saling menguatkan. Itulah yang membuat kita bisa berada di posisi pertama nasional,” tegasnya.

Selain kolaborasi solid antar-SKPD, peran aktif Inspektorat sebagai motor pengawasan dan penguatan integritas juga menjadi katalis utama dalam pencapaian ini. Inspektur Provinsi Jakarta, Dhany Sukma, menegaskan bahwa Inspektorat terus memimpin penguatan sistem pengawasan internal.

Dia juga melakukan pendampingan SKPD serta memastikan seluruh proses berjalan sesuai dengan prinsip tata kelola yang baik. Upaya tersebut mencakup penyempurnaan pengendalian gratifikasi, peningkatan kualitas penanganan pengaduan masyarakat, pemetaan risiko korupsi, serta asistensi rutin kepada SKPD dalam memenuhi standar integritas.

“Syukurlah, kita dapat meraih peringkat pertama sebagai pemerintah daerah terbaik dalam pencegahan korupsi melalui tata kelola pemerintahan daerah kategori provinsi,” ujarnya. Dhany menambahkan, keberhasilan ini membuktikan bahwa strategi pencegahan korupsi tidak mungkin berhasil tanpa koordinasi erat antara Inspektorat dan seluruh SKPD.

“Inspektorat tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi lintas perangkat daerah adalah kunci. Setiap SKPD menunjukkan komitmen dan kemauan kuat untuk memperbaiki diri,” lanjutnya. Menurut Dhany, upaya pencegahan korupsi tidak hanya dilakukan internal pemerintahan.

Inspektorat juga menginisiasi berbagai program edukasi dan sosialisasi antikorupsi kepada masyarakat. Ini dilakukan melalui kanal digital, kurasi materi kampanye di area layanan publik, serta penguatan budaya integritas di berbagai lini pelayanan.

Dhany menjelaskan, penilaian KPK antara lain mencakup: sertifikasi asset dan pemenuhan MCSP 2025. Selain itu, kualitas edukasi antikorupsi melalui media digital. Kemudian, pemasangan media sosialisasi di area layanan public. Juga efektivitas penanganan pengaduan masyarakat. Ini termasuk pengaduan dari Aparat Penegak Hukum dan ­Ombudsman. wid/G-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Megapolitan
Tangerang Bergetar Dengar K...
Nasional
Kemenperin Dorong Gen Z Kem...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.