Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Kalsel Minta SPPG Memperhatikan Kebersihan agar Penerima Tak Keracunan. Berarti Selama Ini Tidak Bersih?

📅 Jumat, 10 Okt 2025, 15:20 WIB | Oleh:
Gubernur Kalsel Minta SPPG Memperhatikan Kebersihan agar Penerima Tak Keracunan. Berarti Selama Ini Tidak Bersih? Doc: ant
Ket. menyiapkan mbg

BANJARMASIN – Kasus keracunan makan bergizi gratis (MBG) sudah menjadi langganan. Masyarakat sampai bosan mendengar karena tiap hari ada saja kasus keracunan MBG. Tak ada solusi. Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih memperhatikan kebersihan dan kualitas makanan yang diberikan kepada masyarakat, pascaadanya kasus keracunan Makanan Bergizi Gratis (MBG) di salah satu sekolah di Kabupaten Banjar.

“Kalau keracunan MBG ini kan macam-macam permasalahan. Tapi yang jelas mudah-mudahan kita yang penyedia MBG ini harus menyiapkan pembersih atau membersihkan tempat nasinya, terutama di tempat orang jual. Jadi ini harus kita samakan dulu,” kata H. Muhidin, Banjarbaru, Jumat.

Menurutnya, pihak Polda Kalsel juga telah memberikan arahan agar seluruh penyedia makanan menggunakan bahan pembersih tertentu sesuai standar yang telah dianjurkan. Hal ini penting dilakukan agar kasus serupa tidak terulang kembali.

“Kalau masih ada masalah, mungkin itu karena kualitas makanannya. Apakah makanan ini dibikin terlalu pagi, atau gara-gara alat masaknya, itu juga harus diperhatikan,” tambahnya. Terkait langkah yang akan diambil Pemerintah Provinsi Kalsel, H. Muhidin menyebut pihaknya masih menunggu arahan lebih lanjut dari pemerintah pusat.

Menurutnya, persoalan keracunan MBG tidak hanya terjadi di Kalsel, tetapi juga terjadi di daerah lain di Indonesia. “Kita menunggu pemerintah pusat. Kalau pusat tidak ada gerakan, ya kita tetap. Tapi kalau ada instruksi dari pusat, apalagi kalau kasus ini terus berulang, kita akan pertimbangkan penutupan sementara,” ungkapnya.

Gubernur menekankan bahwa pengawasan terhadap penyajian makanan perlu diperketat. Apabila ditemukan penyedia yang tidak memperhatikan kebersihan maupun cara pengolahan makanan sesuai aturan, maka tindakan tegas bisa dilakukan.

“Kalau penyedia tidak memperhatikan masakan atau cara membersihkan tempat makannya itu tidak sesuai harapan, mungkin akan kita laksanakan penutupan sementara,” tegas Gubernur H. Muhidin.

Kerja Sama Swasta

Sementara itu, Pemerintah bersama sektor swasta berkolaborasi memperkuat pelaksanaan program MBG untuk mempercepat penurunan angka kekurangan gizi anak serta memperluas jangkauan penerima manfaat di berbagai daerah Indonesia secara berkelanjutan.

"Kolaborasi lintas sektor dari para donatur, sektor swasta itu sangat diharapkan sehingga persoalan gizi yang menjadi tantangan itu dapat segera kita pecahkan bersama," kata Staf Ahli Bidang Pembangunan Daerah Kemenko Perekonomian Haryo Limanseto di SDN Tambora 1, Jakarta Barat, Jumat.

Haryo menghadiri pelaksanaan Program Gotong Royong Makan Bahagia Gratis yang diinisiasi Matahari Pagi Indonesia berkolaborasi dengan berbagai pihak selaku donatur. Program itu memberikan makan gratis kepada siswa-siswi di SDN tersebut.

Ia menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program tersebut yang dinilai memiliki manfaat besar bagi masyarakat, terutama dalam meningkatkan kualitas gizi anak-anak di sekolah agar tumbuh sehat dan cerdas.

Menurutnya, keterlibatan para donatur sangat penting untuk menjaga keberlanjutan kegiatan itu di berbagai sekolah, sehingga pelaksanaan program pemerintah dapat berjalan lancar sebelum sepenuhnya diisi oleh program makan bergizi gratis (MBG) dari Badan Gizi Nasional.

"Ini bukan jadi saingan buat (program) makan bergizi gratis tapi memang mengisi kekosongan beberapa wilayah yang memang belum bisa menyediakan (MBG), Tujuan utamanya pasti adalah memberikan gizi yang lebih baik kepada adik-adik khususnya yang hadir di sini (SDN Tambora 1, Jakarta Barat)," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

38 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.