Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Nitrit Ditemukan Dinkes Malang pada Tahu Menu MBG, Pantes Pelajar Alami Mual

📅 Jumat, 21 Nov 2025, 13:40 WIB | Oleh:
Nitrit Ditemukan Dinkes Malang pada Tahu Menu MBG, Pantes Pelajar Alami Mual Doc: ANTARA/Luthfia Miranda Putri
Ket. Pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa SDN Bangka 01 Pagi, Jakarta, Senin (13/1).

MALANG, JAWA TIMUR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang mengungkap hasil uji laboratorium pada sampel Makan Bergizi Gratis (MBG) mengandung nitrit, sehingga memicu terjadinya mual pada pelajar dan dua guru di salah satu Madrasah Tsanawiyah di wilayah itu beberapa waktu lalu.

Kepala Dinkes Kabupaten Malang Wiyanto Wijoyo di Malang, Jawa Timur, Jumat, mengatakan berdasarkan hasil uji laboratorium kandungan nitrit ditemukan di menu tahu di dalam menu MBG.

"Hasil laboratoriumnya ada sedikit senyawa nitrit di menu tahu. Kalau ada yang tidak tahan akhirnya mual-mual," kata Wiyanto.

Ditemukannya nitrit di dalam makanan, kata Wiyanto, bisa karena pemilihan bahan baku yang kurang cermat atau bisa juga, karena proses penyimpanan kurang baik.

"Karena jumlah besar, seperti tahu itu jumlahnya banyak, mungkin sebagian ada yang busuk. Untuk orang yang sehat mungkin tidak apa-apa, tetapi kalau tidak sehat bisa mual," ucap dia.

Temuan itu juga menjadi hasil tindak lanjut dari proses penyelidikan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang setelah adanya laporan pelajar sakit dan guru setelah menyantap hidangan MBG, pada Kamis (23/11).

Wiyanto menyampaikan temuan tidak hanya nitrit, tetapi bakteri ecoli. Itu bisa dikarenakan kontaminasi dari air yang digunakan saat melakukan proses mencuci bahan baku.

"Kemudian, ada sedikit ecoli mungkin dari airnya, tapi bukan dari air tahunya, dari air biasanya," ujar dia.

Pihaknya akan langsung menindaklanjuti terhadap temuan tersebut dengan melaksanakan pembinaan bagi penjamah makanan di setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wiyanto menjelaskan mekanisme pembinaan penjamah makanan meliputi pelatihan dan ada sertifikasi bagi petugas penyaji makanan, sehingga kualifikasi guna menjamin keamanan saat mengolah bahan baku untuk dijadikan menu MBG.

"Niat profesional saja pasti hasilnya bagus. Kalau tidak profesional tidak bisa itu karena jumlah besar, ribuan porsi," tuturnya. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.