Proyek Jalan Rp22,7 Miliar di Blora Sudah 50 Persen Rampung, Target Selesai Akhir 2025
📅 Selasa, 07 Okt 2025, 20:10 WIB | Oleh: Alfred
Doc: ANTARA/Gunawan
BLORA - Pembangunan jalan provinsi ruas Singget–Doplang–Cepu di Kabupaten Blora, Jawa Tengah, sepanjang 2,2 kilometer telah mencapai 50 persen. Proyek senilai Rp22,7 miliar dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Jawa Tengah ini ditargetkan rampung pada 31 Desember 2025, meski proses pengerjaan kerap diguyur hujan. Pemerintah optimistis peningkatan jalan ini akan menjadi pengungkit utama pertumbuhan ekonomi wilayah Blora dan sekitarnya.
"Hingga awal Oktober, progres pembangunan sudah sekitar 50 persen. Meski sering turun hujan, hal itu tidak menjadi hambatan berarti. Kami optimistis seluruh pekerjaan selesai pada 31 Desember 2025," ujarnya.
Ia menjelaskan proyek tersebut menggunakan dua jenis konstruksi, yaitu overlay aspal dan beton (rigid pavement), yang masing-masing memiliki daya tahan berbeda.
"Untuk konstruksi beton bisa bertahan hingga 20 tahun, sedangkan yang berlapis aspal sekitar 10 tahun. Namun, daya tahan jalan juga dipengaruhi kondisi tanah dan volume kendaraan yang melintas," ujarnya.
Menurut Suroso meski kondisi tanah di wilayah Kecamatan Kedungtuban tergolong labil, proyek kali ini tidak memerlukan pembangunan dinding penahan tanah (DPT).
Sebaiknya Anda baca juga:
"Konstruksi beton yang digunakan sudah cukup kuat, sehingga tidak membutuhkan DPT tambahan," ujarnya.
Peningkatan jalan dilakukan di beberapa titik, antara lain pekerjaan rigid beton di Desa Ngraho, Kecamatan Kedungtuban, hingga Mrenung, Kecamatan Cepu, serta overlay aspal di Desa Kedungtuban.
Total panjang penanganan mencapai 2,2 kilometer dari total panjang fungsional jalan 45,34 kilometer.
Sebaiknya Anda baca juga:
Sebelumnya, ruas jalan Singget-Doplang-Cepu mengalami kerusakan sepanjang 7,69 kilometer, yang sempat diusulkan melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah (IJD) dengan estimasi anggaran sekitar Rp65 miliar.
Kepala Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Purwodadi Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Jawa Tengah Binawan Nur Tjahjono mengatakan pembangunan sejumlah ruas jalan di Kabupaten Blora tahun ini diharapkan menjadi pengungkit penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.
"Pada tahun 2025 terdapat empat paket pekerjaan jalan di Kabupaten Blora. Dua proyek sudah selesai, yaitu rehabilitasi Jalan Todanan–Ngawen senilai Rp1,7 miliar dan Jalan Kunduran-Ngawen-Blora senilai Rp5,25 miliar," ujar Binawan.
Sedangkan, dua proyek lainnya masih dalam tahap pengerjaan, yaitu preservasi Jalan Todanan-Ngawen dengan nilai kontrak Rp15,39 miliar, dan preservasi Jalan Singget/Batas Grobogan-Doplang-Cepu senilai Rp19,92 miliar. Keduanya ditargetkan selesai dengan serah terima pekerjaan (PHO) pada 31 Desember 2025.
Binawan menjelaskan dari total anggaran Rp75 miliar, sebanyak Rp45,36 miliar dialokasikan untuk pembangunan jalan provinsi yang mencakup tiga ruas utama, yakni Kunduran-Blora (Rp5 miliar), Ngawen-Japah-Todanan (Rp17,75 miliar), dan Singget-Randublatung-Cepu (Rp22,72 miliar).
Sementara itu, Bantuan Provinsi (Banprov) senilai Rp30 miliar disalurkan untuk pembangunan jalan kabupaten melalui lima paket pekerjaan, meliputi ruas Jalan Trembul-Rowobungkul-Sonokidul (Rp3,5 miliar), Jalan Kunduran-Doplang (Rp6,5 miliar), Jalan Ketuwan Gondel-Mojorembun (Rp5 miliar), Jalan Pilang-Bulakan-Temulus (Rp12 miliar), dan Jalan Sidorejo-Kenongogong-Klagen (Rp3 miliar).
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!