Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pertamina di Timika Batasi Penyaluran BBM Akibatkan Antrean Kendaraan

📅 Senin, 06 Okt 2025, 12:57 WIB | Oleh: Tim Penulis
Pertamina di Timika Batasi Penyaluran BBM  Akibatkan Antrean Kendaraan Doc: ANTARA
Ket. Antrean kendaraan roda dua dan roda empat saat hendak mengisi BBM di SPBU Jalan Hasanuddin Kelurahan Pasar Sentral Timika, Senin (6/10/2025).

TIMIKA – PT Pertamina Patra Niaga Rayon II Papua Tengah membatasi penyaluran sejumlah jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) ke lima Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) di Kota Timika hingga memicu antrean panjang kendaraan bermotor dalam beberapa hari terakhir.

Sales Branch Manager (SBM) Pertamina Rayon II Papua Tengah, Junaedi Kala, di Timika, Senin (06/10), mengatakan kelangkaan BBM terutama jenis Pertamax terjadi karena stok menipis di depo Jober (joint bersama) di kawasan Pelabuhan Pomako, Distrik Mimika Timur.

"Terkait kelangkaan saat ini untuk produk Pertamax karena stok menipis di Jober. Hal ini akibat dari keterlambatan kedatangan kapal pengangkut BBM Pertamax karena cuaca yang tidak mendukung," kata Junaedi.

Dengan kondisi seperti itu, Pertamina memutuskan membatasi penyaluran BBM jenis Pertamax ke lima SPBU di Kota Timika.

"Semoga hari Selasa (7/10/2025) kapalnya sudah bisa sandar dan bongkar di Jober Pelabuhan Pomako," kata Junaedi.

Sehubungan dengan itu, Pertamina meminta konsumen membeli BBM jenis Pertamax yang masih tersedia di berbagai Pertashop di Timika.

"Harganya pun lumayan irit 100 rupiah dibanding SPBU. Jadi masyarakat tidak perlu beli bensin eceran di luar karena mereka itu tidak resmi," kata Junaedi.

Adapun penyaluran BBM jenis Pertalite dan Biosolar di Timika akan ditambah oleh Pertamina mulai Senin pagi.

"Kami naikkan volume penyaluran ke setiap SPBU melebihi penyaluran normal harian agar menjaga kestabilan stok," katanya, menjelaskan.  

Dalam beberapa hari terakhir, antrean kendaraan terlihat sangat padat di sejumlah SPBU di Kota Timika. Dan kondisi tersebut dimanfaatkan oleh para pedagang eceran untuk meraup keuntungan.

Di sejumlah kios pengecer BBM, harga Pertalite yang biasanya dijual Rp20.000 per botol air kemasan mengalami kenaikan signifikan bahkan hingga mencapai Rp50.000 per botol air kemasan.

"Ini sudah terjadi beberapa hari, susah sekali mencari Pertalite di Timika. Kalaupun ada yang jual, bisa sampai Rp50.000 per botol," kata salah satu warga yang ditemui di Jalan Yos Sudarso Timika saat mengantre BBM di SPBU setempat pada Senin pagi.

Saat ini terdapat lima SPBU yang beroperasi di Timika yaitu SPBU Kilometer 9 Jalan Poros Timika-Mapurujaya, SPBU Nawaripi, SPBU Jalan Hasanuddin, SPBU Jalan Yos Sudarso, dan SPBU SP2.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.