Kabupaten Lumajang Kembangkan Pariwisata Berbasis Kelestarian Alam, seperti Destinasi Wisata Kopi Jatian Kenongo di Hutan Jati
📅 Senin, 06 Okt 2025, 13:40 WIB | Oleh: Sriyono
Doc: antara foto
LUMAJANG - Bupati Lumajang Indah Amperawati mendukung upaya pengembangan pariwisata berbasis kelestarian alam seperti destinasi wisata Kopi Jatian Kenongo (KJK) di kawasan hutan jati di Desa Kenongo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur (Jatim).
"Kita harus sadar, pembangunan tidak boleh mengorbankan lingkungan. Justru kelestarian alam itulah yang menjadi roh dari pariwisata berkelanjutan,” kata Bupati Indah Amperawati dalam keterangan tertulis yang diterima di Lumajang, Senin (6/10).
Menurutnya pembangunan pariwisata harus berbasis kelestarian alam dan destinasi wisata yang sukses bukan hanya ditentukan oleh fasilitas atau daya tarik manusia, tetapi oleh bagaimana alam di sekitarnya dijaga dan dihormati sebagai bagian dari pengalaman wisata yang otentik.
"Wisata Kopi Jatian Kenongo yang dikembangkan di kawasan hutan jati menjadi contoh nyata pariwisata yang harmonis dengan alam," katanya.
Bupati yang akrab dipanggil Bunda Indah itu menekankan agar pengelola dan pengunjung tetap menjaga ekosistem hutan, menghindari suara musik keras, serta membatasi aktivitas yang dapat merusak flora dan fauna lokal.
Sebaiknya Anda baca juga:
“Hutan jati itu bukan hanya untuk tempat rekreasi, tetapi juga rumah bagi berbagai jenis tanaman dan satwa. Menjaga keseimbangan alam adalah tanggung jawab kita semua,” katanya.
Selain menekankan kelestarian, Bunda Indah juga melihat potensi ekonomi dari pariwisata alam yang dikelola secara berkelanjutan, sehingga dengan pendekatan itu, desa tidak hanya mendapatkan pemasukan dari kunjungan wisatawan, tetapi nilai lingkungan tetap terjaga untuk generasi berikutnya.
“Kalau alam rusak, wisata juga akan hilang. Itulah mengapa pembangunan harus selaras dengan ekosistem, agar desa tetap berdaya, ekonomi tumbuh, dan lingkungan lestari,” tuturnya.
Sebaiknya Anda baca juga:
Kepala Desa Kenongo Slamet Triono mendukung sepenuhnya arahan tersebut dan seluruh pengelola wisata berkomitmen untuk menjaga hutan jati tetap alami, sembari mengembangkan atraksi wisata berbasis kopi dan edukasi alam.
Dengan peresmian itu, Wisata Kopi Jatian Kenongo bukan sekadar destinasi baru, tetapi simbol paradigma baru pariwisata Lumajang yang berorientasi pada keberlanjutan, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat desa.
Ia berharap bahwa setiap desa di Lumajang mampu mengembangkan potensi lokalnya tanpa mengorbankan lingkungan.
"Wisata yang maju adalah wisata yang tidak merusak bumi. Mari kita jaga alam ini, agar generasi mendatang juga dapat menikmatinya,” ujarnya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!